Sampai Separah Ini,kah..?

Gambar di dapat dari facebook.com

jalan rusak

Entah gambar itu kenyataan atau cuma rekayasa gambar,tidak ada keterangan jelas.

Yang jelas,melihat posisi jalan itu di bangun di tengah persawahan yang kontur tanahnya seperti tanah gambut yang labil,kemungkinan gambar itu benar adanya,apalagi di tambah berbagai macam persoalan klasik di setiap proyek pengadaan jalan seperti yang “sudah biasa terjadi”  ***nggak usah di sebutkan,sobat bikers pasti tahu.

Baca Juga :  This is Jayapura,The Dream Land

Miris memang melihat jalan menjadi seperti itu,tapi paling tidak…di jalan itu tak akan ada alay pecicilan.( ngebut dan banyak tingkah,Misalnya), copet dan jambret juga ogah lewat jalan itu,karena rawan jatuh dan bisa bonyok di keroyok massa   :mrgreen:

Advertisements

20 tanggapan untuk “Sampai Separah Ini,kah..?

    • November 30, 2013 pada 6:00 pm
      Permalink

      yang di sesalkan,kenapa koq nggak di bangun secara profesional…sepertinya ini proyek dadakan dan terburu-buru..

      Balas
  • November 30, 2013 pada 6:30 pm
    Permalink

    disinyalir kualitas aspalnya abal2

    Balas
  • November 30, 2013 pada 6:34 pm
    Permalink

    memang kalo jalan ditengah sawah, rata-rata sih begitu (kalo gak retak ya bergelombang.
    kecuali sebelum pembangunan di kasih pondasi batu (makadam), atau lebih jos lagi di cor 😀

    Balas
  • Desember 1, 2013 pada 12:11 am
    Permalink

    Proyek pemerintah biasanya…….mepet & ke-susu…. (ups jgn ngeres).
    Asal jadi……

    Balas
  • Desember 1, 2013 pada 5:44 am
    Permalink

    Spec down, apakah ketebalan layer aspal, sub base, base coarse, berkurang.
    Kendaraan berat lewat.
    Bencana alam.

    Balas
  • Desember 1, 2013 pada 8:57 am
    Permalink

    Biasanya selain karena kondisi tanah juga pengerjaannya asal kelihatan bagus walaupun sebenarnya ngga bgus..

    Balas
  • Desember 1, 2013 pada 9:04 am
    Permalink

    biasanya kalo ngaspal jalan disawah gitu kan musti di plengseng dulu samping2nya pakdhe ben aspal ga geser ke samping

    Balas
    • Desember 1, 2013 pada 4:09 pm
      Permalink

      iya,mas Eko… soale tanahnya memang nggak stabil… tanah rawa kayaknya itu..

      Balas
  • Desember 1, 2013 pada 10:04 am
    Permalink

    Jangan su’u-zhon dulu, barangkali pengaruh gempa bumi. Sole tiang setrumnya juga pada miring tu.

    Balas
  • Desember 10, 2013 pada 1:30 pm
    Permalink

    yah kalo ga segera rusak lak pihak terkait ndak ada kerja trus ga ada tambahan pemasukan, rugi lah… ckckck…

    Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: