10 Faktor Yang Mempengaruhi Pilihan Konsumen Dalam Memilih Merk Motor Versi ZonaMotor[dot]NET

ZonaMotor.NET – Apa kabar sobat bikers dimanapun anda berada, semoga senantiasa sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,Aamiin. Beberapa hari blog terbengkalai tanpa ada sebuah postingan, harap dimaklumi ya,bro… admin sedang jadi single figther akibat ditinggal nyaik mudik 😊 yang mengakibatkan posting di blog agak sedikit dikesampingkan dan memprioritaskan sektok riil.. 😊

Oke sobat bikers,kali ini Mas Sayur mencoba menulis sesuai dengan judul di atas, bukan sebuah analisis layaknya seorang pakar atau pun Mas Sarjana yang Mahasiswa itu, ini hanyalah othak athik gathuk (cocokologi) ala Mas Sayur yang bisa saja mendekati benar dan bisa juga salah total 😂

Mari kita mulai.

Sebenarnya apa saja sich yang mempengaruhi pilihan merk motor dari seorang calon pembeli sepeda motor ?

Ini dia,10 faktor yang mempengaruhi pilihan konsumen dalam memilih merk motor yang akan dibeli,versi ZonaMotor[dot]NET

  1. Histori Keluarga,seseorang yang tumbuh besar dari sebuah keluarga pengguna sepeda motor merk X , berpeluang besar akan memilih sepeda motor merk X kelak jika ia sudah membutuhkan motor sebagai kendaraan untuk mendukung mobilitasnya. Faktor ini peluangnya besar karena menyangkut pribadi dan psikologi,namun faktor ini tidak terlalu dominan juga karena masih bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor lainnya. Bisa saja terjadi orang tuanya FBH tulen tapi anaknya jadi FBY akut,lantaran pengaruh pergaulan. 😂
  2. Pengaruh lingkungan tempat tinggal. Di suatu wilayah tertentu bisa jadi kendaraan roda 2 didominasi oleh satu merk tertentu,dan hal ini sangat bisa mempengaruhi pilihan seseorang akan sebuah merk kendaraan. Bisa jadi karena suatu merk tertentu tersebut sudah terkenal dengan bandel nya,irit nya dan atau karena resale value (nilai jual kembali) yang tinggi.
  3. Pengaruh lingkungan kerja dan pergaulan. Di suatu lingkungan pekerjaan,adalah sebuah hal yang lumrah jika tempat tersebut menyediakan kendaraan operasional,bisa jadi kendaraan operasionalnya tidak hanya satu merk,dan dari merasakan impresi dari beberapa merk kendaraan inilah seseorang bisa memilih merk kendaraan mana yang pas dengan dirinya dan bisa dijadikan sebagai kendaraan pribadi kelak jika ia akan membeli sendiri. Kemudian faktor lingkungan pergaulan, seseorang yang terbiasa bergaul dengan anak club motor merk A ,bisa mempunyai ketertarikan pada merk A, begitu juga yang sering nongkrong di warkop (baca: cafe) dan sering bergaul dengan pemilik motor merk X yang bergenre “pembalap warung kopi” (baca: cafe racer 😁) , bisa jadi lambat laun jadi kepengin memiliki motor merk dan model tersebut. Peribahasa “Witing tresno jalaran soko kulino” berlaku di sini. 😀
  4. Selera Pasangan. Naah…ini 😂 .Betapapun seorang suami ngebet pengin membeli dan memiliki motor merk X, tetapi karena si Istri yang notabene berperan sebagai “menteri keuangan” nggak suka dengan merk X dikarenakan menurut pandangan si istri motor merk X itu boros lah..,anu lah dan bla..bla..bla… , lalu si Istri lebih condong ke merk A, maka mau tak mau si suami harus menuruti kemauan si Istri. (Daripada nggak dapat jatah.. 😂😂).
  5. Harga dan Mudah Tidaknya Proses Pembelian. Faktor harga sangat jelas disini. Ketika ada sebuah motor matik 125 cc merk A koq harganya lebih mahal dari motor matik 150 cc merk B yang fiturnya mirip dan imbang, maka faktor harga memainkan peran disini. Begitu pula ketika ada sebuah merk motor yang karena ulah oknum sales yang agak nakal yang “sedikit menaikkan harga” dan menganjurkan pembelian secara kredit agar prosesnya mudah dan cepat,atau dengan kata lain jika pembeli ingin membeli secara cash in money,maka harga jadi naik dan prosesnya lama, maka konsumen akan kecewa dan pindah ke merk sebelah yang biarpun harganya agak mahal tapi proses pembeliannya gampang dan gak ribet. Tapi ini cuma contoh saja lho,ya…karena sepengetahuan admin, di tempat tinggal admin di Jayapura Papua tidak pernah terjadi hal semacam itu, yang ada malah sebaliknya..,siapa yang punya uang tunai dan berniat beli,motor bisa langsung digondol pulang, beda dengan yang membeli secara kredit,masih harus ada tahapan proses yang dilalui dan butuh waktu lebih dari satu hari.
  6. Warna.Warna ini berkaitan dengan selera dan selera tiap orang pasti berbeda. Dan tak mungkin pabrikan motor akan memenuhi keinginan semua orang berkaitan dengan soal warna. Dan setiap pabrikan motor yang beredar di sini,punya warna khasnya masing-masing. Kawasaki hingga saat ini masih identik dengan warna hijau daun. Suzuki di masa lalu identik dengan warna kuning (trail TS Series), Yamaha sampai saat ini masih identik dengan warna biru, dan Honda masih identik dengan nuansa warna merah.
  7. Fitur dan Teknologi. Item inilah yang saat ini menjadi senjata pamungkas dari pabrikan sepeda motor. Perang fitur-fitur canggih sudah mulai merembet ke sepeda motor kelas medium dan entry level. Yang paling hot dan sedang menjadi mode adalah penggunaan fitur keyless. Yuup…tekhnologi canggih ini semua pemerhati roda dua pasti sudah paham, di Indonesia yang pertama kali memakai Keyless adalah Suzuki GSX-R150 , lalu Yamaha Aerox 125 VVA, Yamaha Lexi 125 VVA, lalu Honda New PCX150 dan All New Honda Vario 150 model year 2018.
  8. Iklan. Untuk hal ini di SKIP saja… semua tentu sudah paham tentang pengaruh iklan 😉
  9. Kegigihan Sales Motor. Naah…yang ini nggak kalah seru .. Contoh kasus : Seorang paman ingin membeli motor merk A, dia datang ke keponakannya yang di bilang paham dan ngerti segala macam tentang motor dan mengutarakan maksudnya. Ternyata si keponakan adalah sales motor merk B dan lalu si keponakan bilang,”jangan beli merk A paman, kualitasnya sekarang anu…. nggak kayak merk A zaman dulu, mending merk B, kualitasnya yahuud, prosesnya gampang,ntar saya bisa bantu”. 😂 . Kegigihan seorang salesman bukanlah sebuah salah atau dosa, karena salesman kerjanya ya memang harus seperti itu,mencari pembeli supaya dagangannya laku. Yang terpenting salesman tetap menjunjung tinggi kejujuran dalam bekerja,InsyaAllah berkah.😊
  10. Keseringan Baca Blog Otomotif. Hehehe…yang terakhir ini bukan promosi, mas bro.. Di zaman teknologi informasi dan sosial media yang saat ini sudah menggila dan seperti sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat,adalah bukan suatu hil yang mustahal jika seorang netizen selalu mencari referensi di internet ketika akan membeli sesuatu. Contoh nyata banyak calon pembeli motor yang nyasar di blog kecil ini dan lalu mengirimkan pesan pribadi ke admin lalu menanyakan review tentang motor merk X sekalian harganya berapa. Dikiranya admin salesman atau pemilik showroom motor 😂.
Baca Juga :  Kawasaki Recall KLX250S,D-Tracker 250X dan Ninja 250.
Advertisements

7 tanggapan untuk “10 Faktor Yang Mempengaruhi Pilihan Konsumen Dalam Memilih Merk Motor Versi ZonaMotor[dot]NET

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: