<div class="wpcnt">
			<div class="wpa">
				<span class="wpa-about">Iklan</span>
				<div class="u top_amp">
							<amp-ad width="300" height="265"
		 type="pubmine"
		 data-siteid="126917133"
		 data-section="1">
		</amp-ad>
				</div>
			</div>
		</div><p style="text-align: justify;"><a href="http://massayur.wordpress.com/?attachment_id=2036" rel="attachment wp-att-2036"><img class="aligncenter size-full wp-image-2036" src="http://bakulkangkungjpr1.com/wp-content/uploads/2012/11/spbu-apo-jayapura.jpg" alt="spbu APO jayapura" width="640" height="447" /></a>Kelangkaan BBM jenis premium akhir &#8211; akhir ini memang sangat merepotkan. Setidaknya hal itulah yang saya rasakan di kota yang jauh dari ibukota. Jumlah SPBU yang terbatas dan proses pengiriman BBM yang lama dan harus menempuh medan berat semakin memperlengkap penderitaan untuk mendapatkan premium di SPBU dengan mengantri berjam &#8211; jam. Adapula orang yang tak mau repot ngantri di SPBU dengan membeli di penjual eceran,walaupun dengan harga yang mencekik.<!--more--></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://massayur.wordpress.com/2012/12/01/kelangkaan-premium-dan-urusan-perut-wong-cilik/bensin-eceran-2/" rel="attachment wp-att-2043"><img class="aligncenter size-full wp-image-2043" src="http://bakulkangkungjpr1.com/wp-content/uploads/2012/11/bensin-eceran.jpg" alt="bensin-eceran" width="399" height="272" /></a>Tapi ketika bensin langka,penjual eceranpun ikut &#8211; ikutan menghilang dan hanya beberapa yang ada dengan harga yang di luar dugaan,bisa mencapai 25 rb per liter,seperti yang pernah saya tulis<a href="http://massayur.wordpress.com/2012/10/24/anda-pernah-beli-bensin-eceran-25-rbliter/" target="_blank" rel="noopener"> disini.</a></p><div class="f29f60cc4aa3bd9178e3edf8e8b15378" data-index="2" style="float: none; margin:300px 0 300px 0; text-align:center;">
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> 
<!-- in article bakul kangkung 3 --> 
<ins class="adsbygoogle" 
 style="display:block" 
 data-ad-client="ca-pub-8846700859688899" 
 data-ad-slot="9133788950" 
 data-ad-format="auto"></ins> 
<script> 
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); 
</script>
</div>

<p style="text-align: justify;">Beberapa hari yang lalu,saya sempat berbincang dengan seorang penjual bensin eceran yang masih menjual bensin ketika bensin susah di dapat dan orang mengantri panjang di SPBU di daerah Entrop Jayapura. Intinya dia mengatakan secara tidak langsung bahwa saat saat beginilah kesempatannya mendapatkan keuntungan besar dengan menaikkan harga secara tidak wajar.</p>
<figure id="attachment_2037" aria-describedby="caption-attachment-2037" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://massayur.wordpress.com/?attachment_id=2037" rel="attachment wp-att-2037"><img class="size-full wp-image-2037" src="http://bakulkangkungjpr1.com/wp-content/uploads/2012/11/foto0165.jpg" alt="Tangki motor bebek ini muat bensin 50 ltr.. :roll:" width="480" height="640" /></a><figcaption id="caption-attachment-2037" class="wp-caption-text">Tangki motor bebek ini muat bensin 50 ltr.. :roll:</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Ketika saya tanya,apakah tak pernah di tegur pihak yang berwenang,dia menjawab hal itu belum pernah terjadi selama dia berjualan bensin eceran selama setahun lebih.. :roll: Lalu saya lanjutkan bertanya tentang caranya mendapatkan bensin dari SPBU,mengingat ada peraturan bahwa di SPBU di larang membeli premium dengan jirigen,ternyata dia menggunakan trik lama.., memodifikasi tangki motornya, lalu saya tanya lagi,&#8217;nggak takut di tegur pihak berweng,Pak..? &#8221; Jawabannya adalah, &#8220;mau bagaimana lagi,mas..,kalau nggak begini saya nggak makan,dong..&#8221; :-( <em>hadeeegh&#8230;.</em></p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.2 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>


Kelangkaan Premium dan Urusan Perut ‘wong cilik’

