Site icon Zona Motor [dot] net

Cerita Tentang Tukang Parkir..

&Tab;&Tab;<div class&equals;"wpcnt">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;<div class&equals;"wpa">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<span class&equals;"wpa-about">Iklan<&sol;span>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<div class&equals;"u top&lowbar;amp">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<amp-ad width&equals;"300" height&equals;"265"&NewLine;&Tab;&Tab; type&equals;"pubmine"&NewLine;&Tab;&Tab; data-siteid&equals;"126917133"&NewLine;&Tab;&Tab; data-section&equals;"1">&NewLine;&Tab;&Tab;<&sol;amp-ad>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div>&NewLine;&Tab;&Tab;<&sol;div><p><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;bakulkangkungjpr1&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2013&sol;05&sol;tukang-parkir-1&period;jpg"><img class&equals;"aligncenter size-full wp-image-3537" alt&equals;"tukang-parkir 1" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;bakulkangkungjpr1&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2013&sol;05&sol;tukang-parkir-1&period;jpg" width&equals;"460" height&equals;"341" &sol;><&sol;a>Semua sudah tahu tentang tukang parkir&comma;nggak perlu di ceritakan panjang lebar&period; Hanya saja&comma;<em>Mas Sayur koq <&sol;em>agak tertarik dengan cerita tentang seorang ibu-ibu yang berprofesi sebagai tukang parkir dan sudah berhasil membiayai anaknya sekolah &comma;kuliah bahkan sampai naknya bisa menjadi &&num;8216&semi;orang&&num;8217&semi;&period;&period; Salut saja&&num;8230&semi;jika selama ini&comma;khususnya di kota-kota besar ada anggapan miring tentang profesi tukang parkir&comma;mungki akan sedikit berbeda setelah kita membaca kutipan dari <a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;radarlampung&period;co&period;id&sol;read&sol;bandarlampung&sol;metropolis&sol;57711-ngadinem-petugas-parkir-dan-tukang-ojek-wanita-di-bandarlampung" target&equals;"&lowbar;blank">RADARLAMPUNG<&sol;a> berikut ini  &colon;<&excl;--more--><&sol;p>&NewLine;<p><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;bakulkangkungjpr1&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2013&sol;05&sol;tukang-parkir-21&period;jpg"><img class&equals;"aligncenter size-full wp-image-3539" alt&equals;"tukang parkir 2" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;bakulkangkungjpr1&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2013&sol;05&sol;tukang-parkir-21&period;jpg" width&equals;"460" height&equals;"345" &sol;><&sol;a><&sol;p>&NewLine;<blockquote><p><strong><strong>Anti Jadi Pengemis&comma; Jalani Profesi sejak 1980<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;Pekerjaan tukang ojek dan petugas parkir biasanya dilakoni kaum Adam&period; Namun&comma; kedua profesi itu bisa juga dijalankan kaum Hawa&period; Seperti yang dilakukan Ngadinem &lpar;56&rpar; di Pasar Tempel Wayhalim&comma; Bandarlampung&period; Seperti apa&quest;<br &sol;>&NewLine;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p><span style&equals;"color&colon;&num;999999&semi;"><strong>Laporan Nur Jannah&comma; BANDARLAMPUNG<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p>PULUHAN kendaraan roda dua berjajar rapi memenuhi lapangan parkir yang terletak di Pasar Tempel Wayhalim saat Radar Lampung menyambangi pasar tersebut kemarin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Layaknya sebuah pasar&comma; terlihat banyak aktivitas jual-beli di pasar itu&period; Namun yang menyita perhatian wartawan koran ini adalah sesosok wanita paruh baya yang sibuk mengatur sepeda motor yang akan parkir di pasar tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terlihat sesekali&comma; perempuan yang kala itu menggunakan baju berwarna merah jambu ini menarik ujung belakang sepeda motor untuk merapikan posisinya&period; Sementara di tangan kirinya terlihat puluhan lembar uang ribuan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tertarik dengan aktivitas wanita yang belakangan diketahui bernama Ngadinem itu&comma; Radar lantas memutuskan untuk menghampirinya&period; ’’Ada apa&comma; Dik&quest; Ada yang bisa dibantu&quest;” ujarnya seraya mengulurkan tangan menyambut ajakan jabatan tangan wartawan koran ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah saling memperkenalkan diri dan mengetahui maksud kedatangan Radar&comma; meluncurlah cerita dari mulut Ngadinem&period; Kala itu&comma; ia tidak malu mengakui jika dirinya adalah petugas parkir di pasar tersebut&period; Bahkan&comma; menurutnya&comma; profesi itu sudah dilakoninya sejak tahun 1980&period; Dengan demikian&comma; pekerjaannya ini sudah dijalani selama 33 tahun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>’’Waktu itu saya sempat jualan sayuran&period; Tetapi saya lebih memilih menjadi petugas parkir karena tidak ada yang memanfaatkan lahan kosong ini&comma;” ujar wanita berkacamata itu&period;<&sol;p><div class&equals;"f29f60cc4aa3bd9178e3edf8e8b15378" data-index&equals;"2" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;300px 0 300px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js"><&sol;script> &NewLine;<&excl;-- in article bakul kangkung 3 --> &NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle" &NewLine; style&equals;"display&colon;block" &NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8846700859688899" &NewLine; data-ad-slot&equals;"9133788950" &NewLine; data-ad-format&equals;"auto"><&sol;ins> &NewLine;<script> &NewLine;&lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi; &NewLine;<&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;<p>Menurutnya&comma; keuntungan menjadi petugas parkir juga lebih besar daripada berjualan sayuran&period; Itu juga dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan sembilan anaknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>’’Saya juga tidak hanya menjadi petugas parkir di sini&period; Karena saya juga menjadi tukang ojek&period; Yang pasti&comma; pekerjaan apa pun selama itu halal&comma; akan saya jalani&period; Saya juga tak mau menjadi pengemis untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya sehari-hari&comma;” tegas dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kala itu&comma; Radar juga sempat bertanya di mana suaminya&period; Namun saat itu terlihat wajah Ngadinem langsung berubah sedih&period; ’’Suami saya sekarang sudah tua dan sering sakit-sakitan&period; Jauh sebelum dia sakit&comma; saya sudah kerja seperti ini&comma;” ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Istri Ahmad Darmawan itu mengungkapkan&comma; penghasilannya menjadi tukang parkir tidak menentu&comma; tergantung ramainya pasar&period; ’’Tetapi hasilnya lumayan&comma; paling tinggi Rp50 ribu&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut dia&comma; jerih payahnya menjadi tukang parkir selama puluhan tahun tidak sia-sia&period; Terbukti saat ini delapan anaknya telah mapan dengan kehidupannya masing-masing&period;<&sol;p>&NewLine;<p>’’Saat ini&comma; anak saya rata-rata jadi pengusaha&comma; buka toko&comma; dan berdagang&period; Nah yang bungsu saat ini kelas 3 SMA&comma; sebentar lagi ujian dan kuliah&comma;” tuturnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kendati anak-anaknya sudah mapan&comma; Ngadinem mengaku tidak mau berpangku tangan dengan mengandalkan mereka&period; ’’Saya juga tak mau merepotkan orang lain&excl;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meski memang&comma; lanjut dia&comma; tidak jarang profesinya sebagai tukang parkir mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari orang-orang yang ingin merebut lahannya&period; ’’Ya terkadang saya rebutan lahan parkir ini sama orang baru yang mau mengganggu lahan saya&comma; tetapi mereka tidak berhasil&comma;” ucapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Ditanya harapannya yang belum tersampaikan&comma; Ngadinem mengaku sudah cukup lantaran berhasil menghidupi anak-anaknya&period; ’’Yang penting sehat&period; Keinginan lebih dari itu&comma; sejauh ini belum ada&period; Hanya&comma; saya berkeinginan menunaikan ibadah haji&comma;” harapnya&period; &lpar;p4&sol;c1&sol;whk&rpar;<&sol;strong><&sol;p><&sol;blockquote>&NewLine;<p>Naahh&period;&period;loo&&num;8230&semi;   mungkin hikmah yang bisa kita petik dari cerita ini adalah  &colon;  APA PUN PROFESINYA bahkan yang di anggap sepele sekalipun oleh orang lain&comma; tapi jika kita lakoni dengan NIAT yang TULUS&comma;PENUH KESABARAN&comma;IKHLAS DAN SUNGGUH-SUNGGUH&comma; maka akan membuahkan hasil yang manis akhirnya&period;&period;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;3542" aria-describedby&equals;"caption-attachment-3542" style&equals;"width&colon; 460px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;bakulkangkungjpr1&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2013&sol;05&sol;klopo-resto-tukang-parkir-horzaa&period;jpg"><img class&equals;"size-full wp-image-3542" alt&equals;"ayoo&period;&period;maju&period;&period;dikit&period;&period;banting setirr&period;&period; stoop&period;&period; &colon;mrgreen&colon;" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;bakulkangkungjpr1&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2013&sol;05&sol;klopo-resto-tukang-parkir-horzaa&period;jpg" width&equals;"460" height&equals;"153" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-3542" class&equals;"wp-caption-text">ayoo&period;&period;maju&period;&period;dikit&period;&period;banting setirr&period;&period; stoop&period;&period; &colon;mrgreen&colon;<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>SEMOGA BERGUNA&period;&period;<&sol;p>&NewLine;<p><span style&equals;"color&colon;&num;000000&semi;font-family&colon;Verdana&comma; Arial&comma; tahoma&comma; Helvetica&comma; sans-serif&semi;font-size&colon;12px&semi;line-height&colon;18px&semi;background-color&colon;&num;f2f2f2&semi;"> <&sol;span><&sol;p>&NewLine;<&excl;--CusAds0-->&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;2 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;

Exit mobile version