Review Yamaha Aerox 155 VVA ( By : Mantan Blogger ) Akselerasi Jambakan Jin..?

U

Akhirnya ada kesempatan untuk posting tentang review Yamaha Aerox 155 VVA.

Akan tetapi posting tentang review kali ini merupakan kiriman dari seorang mantan blogger otomotif yang sudah “tobat” dan tak mau lagi membahas dunia otomotif melalui blognya.

Blognya sendiri sich masih ada tapi sudah tak terurus kayaknya ?

Beliau ini sekarang lebih memilih menjadi silent reader di blog-blog roda dua Indonesia sembari menekuni sektor riil. ?

Sebagai mantan blogger otomotif,beliau ini (sebut saja namanya Mawar ? ),masih rajin memantau perkembangan dunia otomotif roda dua Indonesia,cuma bedanya dia sudah tak mau menulis lagi.

Kesetiaannya mengikuti perkembangan dunia roda dua Indonesia akhirnya membawanya pada pertemuan dengan produk baru sunter matic 150 cc Yamaha bertema sport matik yakni Yamaha Aerox 155 VVA.

Baca Juga :  All New Honda CBR250RR Hadir di Suzuka 8 Hours Endurance World Championship

Dari cerita yang dikirimkannya melalui WhatsApp messenger, awal mula melihat Yamaha Aerox 155 VVA di internet dan belum melihat secara langsung,beliau ini masih belum yakin dan merasa jika tampilan Aerox 155 VVA ini masih “wagu” terutama area shockbreaker yang mengaplikasikan dual shockbreaker.,lha iya… sport matik masa kini shockbreaker masa gitu ? ? ,monoshock boleh…. lebih jooosss kaka

??

Namun pendapat itu sirna kala beliau ini bertemu langsung dengan Yamaha Aerox 155 VVA di sebuah pameran.

Mendadak jatuh cinta…,cinta lokasi pula….,langsung di pinang dan langsung di kangkangi...  ???

Ada baiknya kita copast langsung review beliau berikut ini, karena bahasanya campur aduk,maka admin berusaha mentranslate kata-kata dalam bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia,dan terjemahannya ada dalam kurung di belakang kata-kata bahasa daerah.

Awal keluar aerox, seperti biasa menungso ( manusia) model aku ki yo nyacat ( mencela).shocke mburi ( shockbreaker belakang ) kok wagu dll. tapi memang gak sengojo juga pas enek pameran liat langsung dan lgsg mikir “lho lha kok ngganteng” apalagi dengan fitur yang sangat wah dibandingkan vario 150 dengan selisih harga hanya 1,5jt OTR Kediri.

Langsung pada kesan malam pertama,  saat pertama menungganginya.

Saat pertama nunggang rasanya tinggi, gagah, lumayan mewah.

Apalagi kontak on langsung speedometer full digital werno biru lebih dari 5″ sangat jelas.

Pertama stater ( engine on) alus,karena Smart Motor Generatornya.

Untuk performa saya akui mantap dikelasnya.

Shockbreaker belakang yang sebelumnya saya pikir atos ( keras) seperti kebanyakan motor yamaha ternyata ndak blas (sama sekali),reboundnya empuk.

Tarikane bisa dibilang nyut untuk metik 150cc dibanding dengan vario 150 dan n-max.( menurut saya pribadi)

Sampai di sini ada yang perlu di jelaskan,beliau ini sejauh ini sudah menemukan 3 kasus bodi ” gak senter” alias miring jika di lihat dari depan.

 

 

Adanya kekurangan seperti lampu kota warna kuning yg terkesan kurang sangar atau adanya kasus bunyi “srek-srek” saat di pakai boncengan pada beberapa kasus,tertutupi dengan kelebihannya yang lain seperti konsumsi bahan bakar yang irit dan performa yang yahud.

Akselerasi jambakan jin,bro…   ??

 

 

 

 

 

Komentar

comments

Advertisements

11 tanggapan untuk “Review Yamaha Aerox 155 VVA ( By : Mantan Blogger ) Akselerasi Jambakan Jin..?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: