Ngakalin Scoopy 2017 Agar Aman dan Nyaman Dipake Blusukan ke Kebun.

Sobat pembaca sekalian, akhirnya Mas Sayur muncul lagi mengisi blog sederhana ini . Sekedar berbagi pengalaman yang mungkin bisa berbagi untuk sobat pembaca dimanapun berada.

Tunggu dulu. ..

Membaca judulnya, pasti ada diantara sobat pembaca yang bertanya-tanya sambil mengernyitkan dahi dan bergumam dalam hati..

Blusukan ke kebun ? Pake Honda Scoopy ? Nggak salah tuch ?”

Hidup kadang memang nggak sesuai ekspektasi,mas bro…

Dalam konteks ini, kita memang maunya punya motor berbeda untuk tiap kebutuhan berbeda, misalnya punya beberapa jenis motor, kalau pas ke kebun bawa motor trail, ke pasar bawa matic, kerja pake motor batangan, track day pake sport fairing dan lain sebagainya. Tapi itu kan keinginan saja….realitanya banyak dari kita yang hanya bisa pengin doang, dan hanya punya satu sepeda motor yang digunakan untuk semua kebutuhan alias All In One , dan itu termasuk saya 🤭 Ya itu semua karena saya bukan sultan, hanya kaum mendang mending 😂.

Baca Juga :  Honda Pamerkan Prototipe Motor Trail Elektrik.

Jadi ceritanya Mas Sayur ada satu unit Honda Scoopy Playfull 2017 warna Krem, itupun kendaraan request milik istri tercinta,dan karena hanya satu unit ini yang ada di rumah (selain Honda Verza yang khusus dipake buat ngider jualan sayur), maka Scoopy ini digunakan sebagai kendaraan All In One. Ya dipake belanja ke pasar, ngantar anak ke sekolah, dipake jalan kemanapun termasuk ke sawah/ladang/kebun mengambil suplai sayuran yang akan dijual. Namanya saja sawah, jadi jalannya adalah jalan tanah yang jika sehabis hujan turun, kondisi jalannya sudah mirip dengan sirkuit motor cross 😂.

Karena hal itulah,maka mau tidak mau tidak mau Mas Sayur harus mengkondisikan agar Honda Scoopy ini menjadi nyaman dan aman dipake di medan semi off road . Jalan satu-satunya adalah modif Apa saja yang harus dimodifikasi ? Tentu ban dan ground clearance. Mengingat Scoopy 2017 ini memiliki spesifikasi bawaan “ban donat” ring 12 dengan ground clearance rendah yang bisa dibilang ceper. Jadi ini yang harus ditingkatkan.

Baca Juga :  Honda New CB150 Pakai Headlamp Yamaha New Vixion Lightning (NVL), Lumayan lah...

Caranya ? 

Ada 3 hal yang Mas Sayur terapkan untuk mengakali agar Scoopy ini “enak” dibawa di trek berlumpur.

Model peninggi Shockbreaker yang aman, anti bengkok
  • Pasang peninggi Shockbreaker belakang 4 cm. Ini dilakukan untuk mempertinggi ground clearance, sehingga feel berkendara tidak seperti berkendara motor ceper, juga untuk menghindari dek tengah mentok di poldur serta lubang lubang tak terduga di jalan area persawahan. FYI.., peninggi Shockbreaker yang Mas Sayur pakai adalah model tabung seperti gambar diatas, yang relatif aman karena menyambung langsung ke as shockbreaker, tanpa tambahan baut pengikat, beda dengan jenis peninggi Shockbreaker yang memiliki 2 baut pengikat dan berpotensi bengkok seperti gambar dibawah ini 👇
Model peninggi Shockbreaker yang kurang aman

 

 

  • Mengganti velg yang aslinya memiliki diameter 12 inchi menjadi velg dengan diameter 14 inchi. Pilihannya jatuh pada velg original bawaan Honda BeAt tahun 2017 juga,karena relatif mudah diaplikasikan ke Honda Scoopy, velg belakang plug and play tanpa perubahan sedangkan velg depan hanya menambahkan bising di as roda untuk menyesuaikan. Tujuan penggantian velgnya adalah agar poin selanjutnya bisa mudah dipasang, yakni ban dual purpose.
  • Menggunakan ban dual purpose yang nyaman digunakan di aspal dan jalan semi off road. Pilihannya jatuh ke Swallow SB117 ukuran 100/80 di belakang dan 90/80 di depan.
Baca Juga :  Yamaha Hadirkan Aerox 155 Dengan Livery Yamaha Movistar MotoGP 2018.

 

Dengan “memainkan” 3 poin tersebut, Honda Scoopy sudah amanndan nyaman diajak blusukan ke sawah. Selebihnya,. ” 1% skill 99% nyali…” , kata anak-anak trabas 🤭

 

Salam dari Jayapura.

 

Advertisements

Comment with your Facebook account

Author: Mas Sayur

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.