<div class="wpcnt">
			<div class="wpa">
				<span class="wpa-about">Iklan</span>
				<div class="u top_amp">
							<amp-ad width="300" height="265"
		 type="pubmine"
		 data-siteid="126917133"
		 data-section="1">
		</amp-ad>
				</div>
			</div>
		</div><p><strong>Berbagai hal menjadi alasan bagi Valentino Rossi untuk pindah dari Repsol Honda dan menjadi pembalap tim pabrikan Yamaha saat itu, Gauloises Fortuna Yamaha.</strong></p>
<p><strong>Namun ternyata sebelum kepindahannya, di MotoGP 2003 pun Valentino Rossi pernah dibujuk oleh mantan Chief Mechanic-nya, Jeremy Burgess.</strong></p>
<p><strong>Jeremy Burgess adalah Chief Mechanic Valentino Rossi sejak pertama kali berlaga di kelas Premier yaitu GP500 alias MotoGP hingga akhirnya resmi berpisah di akhir musim MotoGP 2013.</strong></p>
<p><strong>Ternyata, Jeremy Burgess pernah membujuk Valentino Rossi untuk tidak pindah ke Yamaha .</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-28653" src="https://zonamotor.net/wp-content/uploads/2024/05/rossijuaraduniarepsolhonda20034766111406246147180..jpg" alt="" width="700" height="393" /><br />
<strong>Pasalnya, ketika di Honda, Rossi pun tak terkalahkan dan terus meraih gelar juara dunia (2001, 2002, 2003).</strong></p>
<h3>Honda Meminta Burgess Membujuk Rossi Agar Tinggal di Honda.</h3>
<p><strong>&#8220;<em>Honda meminta saya untuk memastikan agar Valentino tetap bersama Honda</em>,&#8221; ungkap Jeremy Burgess yang sebelumnya adalah Chief Mechanic Mick Doohan.</strong></p>
<p><strong>Untuk itu, Jeremy Burgess pun berbicara dengan Valentino Rossi dengan mengungkap beberapa fakta.</strong></p>
<p><strong>&#8220;<em>Saya bilang ke Valentino kalau kita memiliki motor yang sudah membawa kita memenangkan tiga gelar juara dunia dengan Honda. Kami memiliki tim, kenapa kita harus pindah,&#8221;</em> ucap Burgess.</strong></p>
<p><strong>&#8220;<em>Tetapi ketika itu, Rossi mengatakan kepada saya, kalau (kepindahannya; red) lebih dari hal itu. Jadi bagaimana juga, Ia sudah membuat keputusan untuk pergi ke Yamaha,&#8221;</em> tambahnya lagi.</strong></p>
<p> ;</p>
<h3>Rossi Bersikeras Pindah ke Yamaha, Akhirnya Burgess dan Kru Mengikutinya.</h3>
<p><strong>Dengan keinginan kuat Rossi untuk pergi ke Yamaha, akhirnya Jeremy Burgess tidak mampu menahan Sang Pembalap untuk tetap di Honda.</strong></p>
<p><strong>Jeremy Burgess merupakan mantan chief mechanic Mick Doohan sebelum akhirnya menjadi chief mechanic Valentino Rossi.</strong></p><div class="f29f60cc4aa3bd9178e3edf8e8b15378" data-index="2" style="float: none; margin:300px 0 300px 0; text-align:center;">
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> 
<!-- in article bakul kangkung 3 --> 
<ins class="adsbygoogle" 
 style="display:block" 
 data-ad-client="ca-pub-8846700859688899" 
 data-ad-slot="9133788950" 
 data-ad-format="auto"></ins> 
<script> 
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); 
</script>
</div>

<p><strong>&#8220;<em>Pada tahun itu juga (2003) di Motegi (MotoGP Jepang), saya kembali berdiskusi dengannya. Berada dalam titik lemah, kemudian saya berkata kalau itu bisa menolong, maka saya akan pergi bersamamu (Rossi),&#8221;</em> jujur Burgess.</strong></p>
<p><strong>Menariknya, seolah Burgges pun tidak percaya kalau dirinya juga membuat keputusan untuk ikut dengan Valentino Rossi.</strong></p>
<p><strong>&#8220;<em>Lalu, saya pergi ke garasi (pit) dan bilang ke mekanik, kalau saya akan pergi (ikut bersama Rossi). Bahkan saat itu, saya masih sedikit gemetar dengan keputusan yang saya buat,&#8221;</em> bilangnya.</strong></p>
<p><strong>Memiliki tim yang solid, akhirnya para mekanik pun tetap ikut bersama Burgess dan Rossi untuk pindah ke Yamaha.</strong></p>
<p><strong>Setelah itu, diakhir musim MotoGP 2003, Jeremy Burgess dan kru pun ikut Rossi pindah ke Yamaha untuk menjalani musim MotoGP 2004.</strong></p>
<p> ;</p>
<h3>Membawa Yamaha 4 Gelar Juara Dunia .</h3>
<p> ;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-28651" src="https://zonamotor.net/wp-content/uploads/2024/05/rossijuaraduniayamaha20042113634217151846336..jpg" alt="" width="640" height="480" /><br />
<strong>Pada saat itu , Yamaha belum pernah juara dunia dalam kurun waktu 11 tahun.</strong></p>
<p><strong>&#8220;<em>Lalu saya berkata kepada Furusawa (Masao Furusawa), dia adalah pimpinan Yamaha, kalau kita mendengarkan Valentino maka kita akan maju.&#8221;</em></strong><br />
<strong><em>&#8220;Jika kita mengabaikan apa yang dia katakan, maka itu akan menjadi bencana. Beruntung Valentino dan Furusawa memiliki ikatan yang kuat. Dan, kami akhirnya berhasil mengubah Yamaha YZR-M1 dari motor yang selalu kalah, menjadi motor yang kerap menang,&#8221; jelas</em> Burgess.</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-28652" src="https://zonamotor.net/wp-content/uploads/2024/05/rossijuaraduniayamaha20084445095146915842245..jpg" alt="" width="300" height="222" /></p>
<p><strong>Bahkan menurut Burgess, kerjasama antara dirinya, Rossi dan Masao Furusawa mampu membuat arah Yamaha berubah.</strong><br />
<strong>Hingga akhirnya mereka mampu meraih 4 gelar juara dunia MotoGP.</strong></p>
<p> ;</p>
<p>Credit : <a href="https://m.facebook.com/groups/311426545102452/permalink/419225990989173/?mibextid=Nif5oz" target="_blank" rel="noopener"><em>MOTOGP</em></a></p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.2 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>


Dramatis, Ikut Pindahnya Chief Mechanic dan Seluruh Kru Valentino Rossi Dari Repsol Honda ke Yamaha di Tahun 2004.

