<div class="wpcnt">
			<div class="wpa">
				<span class="wpa-about">Iklan</span>
				<div class="u top_amp">
							<amp-ad width="300" height="265"
		 type="pubmine"
		 data-siteid="126917133"
		 data-section="1">
		</amp-ad>
				</div>
			</div>
		</div><p style="text-align: center;"><em>Pict by : bing&#8217;s AI</em></p>
<p>Sobat pembaca sekalian, mencuci motor dengan alat yang bisa menyemprotkan air bertekanan tinggi, saat ini sudah jamak dilakukan. Bahkan alat cuci semacam itu sudah banyak dijual bebas dengan harga terjangkau.</p>
<p><em>Asyik sih</em> memang nyuci motor dengan alat semacam itu, apalagi pas liburan.</p>
<p> ;</p>
<p>Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat nyuci motor dengan air bertekanan tinggi.</p>
<p>Yuuk, kita simak..</p>
<p> ;</p>
<ul>
<li>
<h3>Jika alat anda bisa di stell, atur ke tekanan sedang.</h3>
</li>
</ul>
<p>Karena tekanan tinggi berpotensi negatif. Diantaranya memperbesar potensi air masuk ke tangki yang efek jangka panjangnya nggak bagus (tangki bisa berkarat dari dalam dan lalu membuat tangki bocor).</p>
<p> ;</p>
<ul>
<li>
<h3>Jangan arahkan air bertekanan tinggi ke arah radiator atau perkabelan.</h3>
</li>
</ul>
<p>Kisi-kisi radiator bisa penyok dengan air bertekanan tinggi. Jika ini terjadi, maka fungsi radiator bisa terganggu.</p><div class="f29f60cc4aa3bd9178e3edf8e8b15378" data-index="2" style="float: none; margin:300px 0 300px 0; text-align:center;">
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> 
<!-- in article bakul kangkung 3 --> 
<ins class="adsbygoogle" 
 style="display:block" 
 data-ad-client="ca-pub-8846700859688899" 
 data-ad-slot="9133788950" 
 data-ad-format="auto"></ins> 
<script> 
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); 
</script>
</div>

<p> ;</p>
<ul>
<li>
<h3>Hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi ke perkabelan dan lampu utama.</h3>
</li>
</ul>
<p>Dengan semprotan air bertekanan tinggi, ada peluang besar air masuk ke sela sela sambungan kabel dan juga ke mika lampu. Pada lampu utama, efeknya pengembunan . Pada kabel efeknya konsleting.Pada kabel busi / cover busi bisa menyebabkan mesin motor sulit dihidupkan.</p>
<p> ;</p>
<ul>
<li>
<h3>Segera Keringkan Bodi Motor dan Komponen Rem.</h3>
</li>
</ul>
<p>Setelah ritual mencuci motor selesai, hal yang perlu dilakukan adalah mengelapnya sampai kering menggunakan kain microfiber.</p>
<p> ;</p>
<p>Selain area bodi, menurut buku Manual Service Honda CBR150R, komponen rem juga wajib dikeringkan setelah terkena siraman air.</p>
<p> ;</p>
<p>Pasalnya, air yang mengendap menyebabkan efektifitas pengereman berkurang.</p>
<p> ;</p>
<p>Caranya bisa dengan melakukan pengereman beberapa kali ketika motor berjalan dalam kecepatan rendah.</p>
<p> ;</p>
<p>Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pengeringan rem.</p>
<p> ;</p>
<p> ;</p>
<p> ;</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.2 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>


Saat Mencuci Motor Dengan Air Bertekanan Tinggi, Perhatikan Beberapa Hal Penting Ini.

