<div class="wpcnt">
			<div class="wpa">
				<span class="wpa-about">Iklan</span>
				<div class="u top_amp">
							<amp-ad width="300" height="265"
		 type="pubmine"
		 data-siteid="126917133"
		 data-section="1">
		</amp-ad>
				</div>
			</div>
		</div><p>Sobat pembaca sekalian, pengalaman pribadi <em>Mas Sayur</em> nichbketika ngobrol di warung. Dan ngobrolin tentang Honda Verza. Selalu ada yang bilang, Verza adalah produk gagal. Hehehe..</p>
<p>Namanya juga orang beropini, ya sah sah saja.</p>
<p>Mereka beropini demikian karena didasarkan pada fakta di lapangan, bahwa Honda Verza sangat jarang populasinya, nggak seperti Vario atau BeAt .</p>
<p>Mendengar perbandingan itu kontan saja Mas Sayur tertawa. Dan mengatakan pada mereka begini.</p>
<p><em>Bukan begitu konsepnya , Bambang&#8230; !!</em></p>
<p><em>Begini tak ceritain&#8230;</em> ð¤</p>
<h3>Minim Fitur, Bukan Masalah Utama.</h3>
<p>Honda Verza itu motor sport &#8220;seadanya&#8221;. Tanpa banyak fitur modern atau canggih, itu sudah sesuai kodratnya sebagai motor sport entry level alias kasta terendah dengan harga paling murah di kelasnya.</p>
<p>Tapi soal ketangguhan, efisiensi bahan bakar dan kenyamanan, Honda Verza bisa diadu.</p>
<h3>Sayangnya, &#8220;Nggak Bisa Lari&#8221;</h3>
<p>Ini fakta yang tak terbantahkan, jangan berharap top speed yang tinggi dai Honda Verza.</p>
<p>Ini juga sudah sesuai kodratnya, ini motor pekerja,bro&#8230; Bukan motornya pembalap ð</p>
<h3>Sangat Segmented.</h3>
<p>Fakta yang lain adalah, segmen pasar Honda Verza sangat terbatas. Ini motor bapak-bapak.</p>
<p>Desainnya &#8220;bapak-bapak&#8221; banget. Anak muda nan gaul apalagi gen Z ,nggak aka mau naik ini motor.</p><div class="f29f60cc4aa3bd9178e3edf8e8b15378" data-index="2" style="float: none; margin:300px 0 300px 0; text-align:center;">
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> 
<!-- in article bakul kangkung 3 --> 
<ins class="adsbygoogle" 
 style="display:block" 
 data-ad-client="ca-pub-8846700859688899" 
 data-ad-slot="9133788950" 
 data-ad-format="auto"></ins> 
<script> 
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); 
</script>
</div>

<figure id="attachment_27745" aria-describedby="caption-attachment-27745" style="width: 708px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-27745" src="https://zonamotor.net/wp-content/uploads/2024/02/Honda-Verza-babinkamtibmas.png" alt="" width="708" height="519" /><figcaption id="caption-attachment-27745" class="wp-caption-text">Pict : google</figcaption></figure>
<p>Tak pelak, seringnya yang kita jumpai di jalan raya, pengguna Honda Verza adalah bapak bapak Debt Colector, Tukang Sayur, tukang ikan, Pak Babin baik dari TNI/POLRI atau inventaris kantor /instansi pemerintahan tertentu.</p>
<h3>Lahir di Waktu Yang Salah.</h3>
<p>Honda Verza pertama kali hadir tahun 2013. Saat itu, era sepeda motor matic sudah mulai merebut hati konsumen.</p>
<p>Makin ke sini (dari tahun itu) , konsumen makin disuguhi dengan banyak pilihan motor matic yang mengutamakan kenyamanan, simplisitas dan multifungsi yang mengalahkan motor sport Bakan motor bebek sekalipun.</p>
<p>Disaat konsumen semakin terkena dan terbuai dengan kenyamanan motor matic. Di lain sisi, produsen sepeda motor pun merespon dengan kapasitas produksi motor matic yang gila -gilaan, maka motor sport &#8220;kasta sudra&#8221; dan berdesain &#8220;bapak-bapak&#8221; seperti Honda Verza ini tak lagi dilirik konsumen, terutama generasi muda.</p>
<p>Pada akhirnya, populasi Honda Verza di jalanan sangat jarang ditemui.</p>
<p>Endingnya, tidak sedikit yang mengatakan Honda Verza adalah motor &#8220;gagal produksi&#8221; .</p>
<p> ;</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.2 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>


Honda Verza Bukan Produk Gagal, Tapi Lahir Di Waktu Yang Salah.

