<div class="wpcnt">
			<div class="wpa">
				<span class="wpa-about">Iklan</span>
				<div class="u top_amp">
							<amp-ad width="300" height="265"
		 type="pubmine"
		 data-siteid="126917133"
		 data-section="1">
		</amp-ad>
				</div>
			</div>
		</div><p> ;</p>
<p><i>Sobat pembaca dimanapun anda berada, </i><br />
Sebagai pembuka izinkanlah penulis kali ini menulis kembali artikel religi yang pernah penulis buat setahun yang lalu,momennya sama, di akhir Ramadhan.</p>
<p> ;</p>
<p>Tentu saja dengan mempertimbangkan jika pembaca blog kecil ini tak semua nya merupakan warga muslim,maka penulis mohon kesadarannya bagi sobat pembaca non muslim untuk sedianya mengizinkan penulis membuat tulisan singkat ini bagi rekan sobat biker muslim.<br />
Tujuannya hanya satu,SALING MENGINGATKAN DALAM KEBAIKAN..</p>
<p>.<br />
Brother &; sister Muslim,tak terasa<br />
hari ini adalah hari-hari akhir di bulan<br />
Ramadhlan 1446 H.Dan hari Raya<br />
Idhul Fitri sudah di pelupuk mata,dan<br />
hal itu tentu di sambut dengan penuh<br />
suka cita oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia.</p>
<p>Langsung saja ke pokok<br />
masalah,ada beberapa yang perlu kita<br />
renungkan di akhir bulan yang penuh<br />
berkah ini,sebagai evaluasi kita umat<br />
muslim dalam melaksanakan ibadah<br />
wajib ini,di antaranya :</p>
<ul>
<li><strong>Sudah sempurnakah ibadah</strong><br />
<strong>puasa kita..? </strong></li>
</ul>
<p style="text-align: left;">Hal ini berkaitan dengan kondisi kita di lingkungan masyarakat yang kompleks dan tuntutan hidup yang begitu berat dan harus kita lalui dengan tanpa meninggalkan ibadah wajib kita.</p>
<p style="text-align: left;">Intinya sudah penuhkah puasa kita sebulan penuh..? adakah yang “bolong” puasanya..?</p>
<p style="text-align: left;">Jika iya, anda tentu tahu apa yang<br />
harus di lakukan setelah bulan ini berakhir,jika kurang memahami dengan jelas,segera tanyakan kepada orang-orang<br />
terdekat anda yang lebihmengerti tentang hal ini.</p>
<p style="text-align: left;">Yang jelas.., anda harus segera<br />
mengganti puasa yang bolong<br />
tersebut.<br />
.</p>
<ul>
<li><strong>Sudah ikhlaskah kita melakukan</strong><br />
<strong>amalan-amalan sunnah yang</strong><br />
<strong>ada di bulan ini..? </strong></li>
</ul>
<p>Seperti shalat tharawih,tadarus Alqur’an<br />
dsb..? karena ada saja fenomena ketika kita merasa sungkan kepada orang-orang<br />
sekitar kita ketika tidak melakukan tharawi dan tadarus dan merasa agak sedikit<br />
“terpaksa” ketika melakukannya.</p>
<p>Sebenarnya hal itu tak perlu terjadi,semua<br />
kembali kepada kesadaran kita masing masing dan keikhlasan kita dalam melakukannya.<br />
.</p><div class="f29f60cc4aa3bd9178e3edf8e8b15378" data-index="2" style="float: none; margin:300px 0 300px 0; text-align:center;">
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> 
<!-- in article bakul kangkung 3 --> 
<ins class="adsbygoogle" 
 style="display:block" 
 data-ad-client="ca-pub-8846700859688899" 
 data-ad-slot="9133788950" 
 data-ad-format="auto"></ins> 
<script> 
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); 
</script>
</div>

<ul>
<li><strong>Berapa usia anda saat ini..?</strong><br />
<strong>Sudah berapa kali anda</strong><br />
<strong>menemui bulan ramadhlan..?</strong></li>
</ul>
<p>Mungkinkah TAHUN DEPAN KITA AKAN BERTEMU LAGI DENGAN BULAN SUCI INI..?</p>
<p>Hal ini berkaitan dengan kenyataan jika usia rata-rata manusia jaman modern ini<br />
hanya berkisar di antara 60-80<br />
tahun.</p>
<p>Dan jika kita berkaca kepada Pemimpin kita Rasul Muhammad saw,beliau wafat di<br />
usia 63 tahun,jadi jika anda saat ini berusia 40 tahun misalnya ,maka bersiaplah<br />
walaupun tidak berarti usia kita sama dengan Rosulullah,bisa lebih,bisa juga<br />
kurang.</p>
<p>Bahkan <em>Mas</em> <em>Sayur</em> sendiri juga tak bisa<br />
memprediksi,bisa saja setelah<br />
menulis artikel ini,”kontrak<br />
hidup” akan berakhir.. semua<br />
adalah rahasia Allah..<br />
.</p>
<ul>
<li><strong>Sudahkah Zakat Fitrah kita</strong><br />
<strong>tunaikan..??</strong></li>
</ul>
<p>Semua umat muslim pasti tahu apa itu zakat fitrah.<br />
Intinya zakat Fitrah ini adalah penyempurna ibadah puasa kita.</p>
<p>Mungkin jika ada puasa kita yang kurang sempurna karena kurang ikhlas atau yang<br />
lain,maka zakat fitrah ini yang<br />
akan menyempurnakan.</p>
<p>Dan menurut guru <em>Mas Sayur</em> dulu<br />
ketika ngaji di surau,pahala kita melakukan puasa ini masih mengambang di awang-awang dan zakat fitrah inilah yang<br />
menjadi “tiket” untuk bisa “mencairkan” pahala puasa tersebut.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam.</em></p>
<p>Ketika kita bersuka cita meyambut bulan Syawal / hari raya Idhul Fitri dan meninggalkan bulan Ramadhlan,sebenarnya ini adalah sebuah Ironi.</p>
<p>Karena seharusnya kita bersedih karena<br />
kita meninggalkan suatu bulan<br />
yang SANGAT-SANGAT ISTIMEWA dan belum tentu kita bertemu bulan istimewa ini tahun depan.<br />
.</p>
<p>Akhirnya,dengan segala KETERBATASAN pribadi,hanya inilah yang bisa terungkapkan, mungkin saudaraku sesama muslim yang kebetulan membaca tulisan singkat ini lebih tahu dan mengerti bisa menambahkan di kolom<br />
komentar.</p>
<p>Sekali lagi<em> , Mas Sayur</em> mohon ma’af<br />
jika tulisan ini terkesan KURANG<br />
KOMPLIT,karena Mas Sayur bukan<br />
Ahli di bidang ini,dan hanya berusaha mengungkapkan apa yang ada di benak dan di ketahui,tolong di tambahi jika ada yang perlu di tambahkan.</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.2 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>


Renungan Akhir Ramadhan.

