Pict : Ilustration Made by : AI
Sobat pembaca sekalian, aki atau baterai adalah sesuatu yang sangat vital pada sepeda motor modern saat ini. Bahkan aku atau baterai bisa dibilang adalah “nyawa” dari sepeda motor yang pada masa kini.
Ketika aki tekor , sepeda motor injeksi tidak mempunyai daya untuk memutar fuel pump, artinya tidak ada aliran bahan bakar yang berakibat mesin tidak akan bisa dihidupkan.
Dengan begitu pentingnya fungsi aki pada sepeda motor injeksi (saat ini semua motor baru sudah mengadopsi sistem Injeksi),maka sangat penting untuk menjaga agar aki / baterai motor seawet mungkin .
Bagaimana caranya ?
Intinya ada 2 hal :
- Pertama, Jangan menambah aksesoris tambahan yang menambah beban kelistrikan dari aki. Contohnya lampu lampu variasi ataupun klakson yang memerlukan daya besar.
Ini penting , karena tambahan aksesoris yang berlebihan jelas mengganggu kinerja aki .

Meskipun toh pada awalnya (pemasangan aksesoris berlebihan) itu baik baik saja dan nampak tidak ada efek negatifnya, tapi percayalah, seiring berjalannya waktu, aki motormu akan cepat soak, karena aki dipaksa bekerja lebih keras untuk memberikan suplai power pada aksesoris tambahan dimaksud.
Resiko kebakaran.
Belum lagi resiko kabel konslet dari pemasangan aksesoris tambahan tersebut. Ini berbahaya.
Jika pemasangannya kurang rapi, atau kabel yang dipakai tidak sesuai spesifikasi dan tidak tahan panas, sewaktu waktu bisa konslet, kabel meleleh dan menyebabkan kebakaran.
- Kedua pastikan pengisian motormu normal. Tidak ada gangguan pada kiprok dan spul motormu sehingga arus pengisian aki jadi stabil.
Untuk memantau hal ini, bisa dilihat dari tegangan aki atau volt meter.
Di beberapa motor terkini, pada panel speedometer sudah dilengkapi volt meter.
Untuk sebagian yang lain,mungkin bisa custom memasang volt meter secara mandiri. Contoh 👇

Volt meter untuk sepeda motor ini banyak dijumpai di berbagai platform jual beli online, bahkan sudah multifungsi, ada yang berfungsi sebagai jam digital dan pengukur suhu lingkungan. (Termometer).
Tegangan aki Yang Normal.
Tegangan aki motor yang normal saat mesin mati (sebelum dihidupkan) adalah sekitar 12,4V – 12,8V.
Setelah mesin dihidupkan dan sistem pengisian berjalan normal, tegangan aki akan naik menjadi sekitar 13,8V – 14,5V.
Sekian, semoga bermanfaat.






