Pompa Bensin Mati Injektor Rusak Akibat Tangki Kemasukan Air,Akhirnya Honda CB150 Streetfire Ini Di Rubah Menjadi Sistem Karburator

image

Benar-benar mengenaskan…
Sebuah Honda CB150 Streetfire yang sudah mengadopsi sistem pengkabutan bahan bakar Injeksi PGM FI nya Honda,akhirnya harus di obok-obok untuk di rubah menjadi sistem pengkabutan bahan bakar dengan Karburator.

Dari injeksi di rubah ke karburator..?
🙁
Berarti sebuah langkah mundur,dong..?
Ya..bisa di katakan seperti itu,lah..

Jika sampeyan pernah mendengar tentang Yamaha vixion yang di rubah ke karburator,mungkin hal itu sudah terlalu mainstream, dan Mas Sayur juga pernah bercerita tentang hal itu.

http://bakulkangkungjpr1.com/2015/03/29/yamaha-vixion-karburatorakibat-sebuah-keterpaksaan/

Untuk kasus cb150 ini,tentu sampeyan bertanya-tanya,

Koq sampe segitunya,nggak ada jalan lain,kah..?

 

 

image

Awal mula ceritanya,motor milik salah satu punggawa Jember Vegetables Crew [ baca : tukang sayur ] Abepura Jayapura ini sering ndut-ndutan,mbrebet dan nggak mau “teriak” alias tak bisa meraih rpm tinggi.Sampai akhirnya motor ini mati total.

Di cek di bengkel,penyebabnya adalah tangki bensin yang tercampur air..
Mohon maaf..saat Mas Sayur datang,air di tangki sudah di bersihkan dan pompa bensin yang mati belum di bongkar dari dalam tangki.

Analisa pemilik bengkel,pompa dan injektor yang bermasalah.

Pemilik motor di sarankan untuk inden dua part itu di Astra motor.
Namun ternyata sang pemilik motor punya ide lain.

Nggak mau inden berlama-lama,rubah jadi karburator saja

Itu permintaan pemilik motor pada si pemilik bengkel.

Alasan lain adalah alasan klasik,dana cekak…
Pemblokiran berasumsi harga fuel lump dan injektor pasti mahal dan modemnya lama,sehingga lebih memilih karburator RX KING yang tersedia banyak di Pasaran dan CDI Suzuki Shogun yang bisa di dapat dengan segera dengan harga terjangkau.

image

Langkah awalnya tentu merubah “sesuatu” di area magnet.
Mohon maaf [lagi]..,Mas Sayur tidak paham sama sekali tentang tehnik ini,di sini Mas Sayur hanya bercerita tentang fakta yang sebenarnya tidak perlu terjadi ini.
🙁

Sampai saat tulisan ini di terbitkan, motor “malang” ini masih belum selesai di obok-obok.
Mas Sayur akan terus berupaya memantau prosesnya dan menunjukkan hasilnya nanti pada sampeyan semua.

Semoga saja Mas Andre si pemilik bengkel sukses mengerjakan proyek ini.

29 Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses