<div class="wpcnt">
			<div class="wpa">
				<span class="wpa-about">Iklan</span>
				<div class="u top_amp">
							<amp-ad width="300" height="265"
		 type="pubmine"
		 data-siteid="126917133"
		 data-section="1">
		</amp-ad>
				</div>
			</div>
		</div><p>Sobat pembaca sekalian, kali ini Mas Sayur akan bercerita tentang pengalaman menggunakan ban soft Compound alias Racing Tire untuk penggunaan harian.</p>
<p><em>What&#8230;.? Racing Tire for daily use ? *Sok keminggris dikit&#8230; hehehehe&#8230;</em></p>
<h2>Emang Boleh, &#8220;Ban Balap&#8221; Dipake Harian ?</h2>
<p>Pertanyaan paling umum adalah, apakah &#8220;ban balap&#8221; boleh dan aman dipake harian ?</p>
<p><em>Naaah</em>&#8230;ini perlu sedikit penjelasan.</p>
<p>Hampir semuanya tahu jika ban balap menggunakan ban kompon lunak dan efek positif yang didapat adalah reaksi atau &#8220;gigitan ke aspal&#8221; lebih baik daripada bam medium kompon yang dipake oleh ban-ban motor harian yang tersedia di pasaran pada umumnya.</p>
<h3>Tipe Ban Balap.</h3>
<p>Yang Tak kalah pentingnya adalah pemilihan tipe bannya. Secara umum ada dua macam ban kompetisi , yakni tipe ban slick (untuk balap saat trek kering) dan tipe ban basah. Perbedaannya biasanya ban slick ini tidak memiliki pattern/pola/kembangan atau alur. Sedangkan ban basah memiliki alur yang fungsinya sebagai jalur pembuangan air saat melibas trek berair.</p>
<h3>&#8220;Ban Balap&#8221; Tipe apa Yang Aman Untuk Penggunaan Harian ?</h3>
<p>Dalam penggunaan harian, tentu aka menemukan berbagai macam kondisi jalan . Dari jalan kering, bersih sampai jalan basah dan berair.</p>
<p>Dengan pertimbangan hal tersebut, maka tipe &#8220;ban balap&#8221; yang paling cocok dipake harian bukalah ban slick, tetapi ban basah yang memiliki pola atau alur sebagai jalur pembuangan air.</p>
<h3>Konsekuensi Penggunaan &#8220;Ban Balap&#8221; Untuk Penggunaan Harian.</h3>
<p>Dijelaskan diatas, dan semua juga sudah tahu tentunya jika ban balap menggunakan kompon lunak. Maka konsekuensi jika ban balap dipakai untuk penggunaan harian adalah, durasi waktu penggunaanya tidak akan lama.</p>
<p>Dengan kata lain, ban balap tidak akan awet jika dipake harian. Cepat habis/tipis. Tidak seawet ban medium kompon yang dipake oleh ban ban harian pada umumnya.</p>
<h3>Kesimpulan.</h3>
<p>Jadi dari uraian diatas, dapat disimpulkan jika ban balap ketika digunakan untuk penggunaan harian tetap aman, DENGAN CATATAN pilih ban balap tipe basah yang ada alur /polanya, bukan ba slick.</p><div class="f29f60cc4aa3bd9178e3edf8e8b15378" data-index="2" style="float: none; margin:300px 0 300px 0; text-align:center;">
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> 
<!-- in article bakul kangkung 3 --> 
<ins class="adsbygoogle" 
 style="display:block" 
 data-ad-client="ca-pub-8846700859688899" 
 data-ad-slot="9133788950" 
 data-ad-format="auto"></ins> 
<script> 
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); 
</script>
</div>

<p>Tapi dengan konsekuensi bahwa ban balap tidak akan awet alias cepat habi/tipis.</p>
<h2>Pengalaman Pakai Ban Balap Untuk Harian.</h2>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-27029" src="https://zonamotor.net/wp-content/uploads/2023/11/FDRsportMP76.png" alt="" width="719" height="753" /></p>
<p>Sekitar 4 bulan sebelum tulisan ini dibuat, <em>Mas Sayur</em> mendapatkan hibah sebuah ban FDR Sport MP 76 ex balap dalam kondisi 50%. Jadi ceritanya ini ba bekas, bukan beli baru.. ð¤ðð.</p>
<p>Tapi tak apalah&#8230; Sekalian buat coba -coba impresinya.</p>
<p><em>Mas Sayur</em> pribadi juga sudah faham betul konsekuensinya, ini nggak aka awet. Sekalian buat percobaan, selama apa ban balap ini bertahan untuk pemakaian harian</p>
<p><em>Yuup&#8230; Jadi ini murni coba-coba&#8230; Mumpung ada gratisan&#8230; Cuuuaaaks&#8230;</em> ð</p>
<h3>Impresi.</h3>
<p> ;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-27030" src="https://zonamotor.net/wp-content/uploads/2023/11/Screenshot_20231108-144331.png" alt="" width="720" height="1009" /></p>
<p>Singkat cerita, ban kompon lunak tipe basah ini dipasanglah untuk ban depan si Verza .</p>
<p>Impresinya ?</p>
<p>Biasa aja, rasanya sama saja seperti ban kompon medium . <em>Mas Sayur</em> belum bisa menemukan rasa perbedaannya.</p>
<p>Hanya ada sedikit rasa percaya diri yang naik. Kekhawatiran terpeleset <del>masa lalu </del>jadi lebih kecil. <em>Hehehehe</em>&#8230;</p>
<p>Singkat cerita (lagi), sampai memasuki awal November 2023, ban bala ini kondisinya masih belum begitu banyak tergerus aspal, artinya ketebalannya &#8220;masih bisa&#8221; ditoleransi dan dipakai untuk beberapa bulan ke depan.</p>
<p>Namun, karena dipake harian di berbagai Medan, ban ini sudah beberapa kali terkena ranjau paku dan beling dan sudah perna ditambal (metode tip top).</p>
<p>Maka akhirnya, dengan alasan keamanan, <em>Mas Sayur</em> segera mengganti &#8220;ban balap&#8221; FDR Sport MP76 ini dengan ban standar bawaan Verza untuk roda depan, yakni IRC NF25.</p>
<p>SALAM DARI JAYAPURA..</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.2 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>


Pengalaman Menggunakan Ban Soft Compound Untuk Harian.

