
Sobat pembaca sekalian, Komstir sepeda motor punya peranan penting pada handling sepeda motor.
Komstir atau yang bernama steering head, memungkinkan roda depan dapat berbelok kanan-kiri. Jika komstir rusak, bukan saja manuver motor yang jadi terganggu, namun juga bisa sampai menyebabkan kecelakaan lho.
Komstir secara umum punya umur yang panjang, namun ada beberapa faktor atau kebiasaan yang bikin komstir motor jadi cepat rusak.
Apa saja ?
Mari kita simak .
Medan Jalan Yang Dilalui.,
Kondisi alias Medan jalan yang dilalui bisa dibilang yang paling berpengaruh terhadap keawetan komponen komstir motor.
Jika kalian yang sering melibas lubang jalan tanpa kompromi, jelas bikin komstir cepat rusak.
Selain melibas lubang, melintasi polisi tidur atau speed bump secara sembarangan juga bisa membebani komstir sehingga mudah oblak atau rusak.
Tumbukan yang terjadi secara berulang, bisa membuat bola gotri dan sangkar komstir jadi cepat aus. Untuk itu, sebaiknya kalian sebisa mungkin menghindar dengan aman saat berhadapan dengan lubang.
Dan jika tidak bisa dihindari, kurangi kecepatan dengan aman agar tidak terjadi tumbukan yang terlalu kuat.
Penyetelan yang Salah
Umumnya komstir sepeda motor bisa disetel kerapatannya.
- Jika diset rapat maka setang motor akan lebih terasa berat saat dibelokkan.
- Sebaliknya jika mur pengunci komstir dibuat renggang, maka setang motor akan terasa ringan.
Namun jika komstir disetel terlalu renggang, bisa bikin komstir jadi cepat oblak atau rusak.
Komstir yang diset terlalu renggang membuat terlalu banyak jarak bebas atau free play, sehingga bola gotri dan sangkarnya jadi mudah beradu saat motor terkena tumbukan.
Jika sampai terjadi keausan, maka komstir akan jadi oblak. Untuk itu saat menyetel komstir sebaiknya diperhatikan agar tidak menyetelnya terlalu kendur atau renggang.