Honda Verza “2014, Kuda Beban Yang Dipaksa Tampil Tua.

ZonaMotor.NET – Sobat pembaca dimanapun anda berada, satu unit Honda Verza keluaran 2014 secara resmi telah menjadi “teman seperjuangan” Mas Sayur dalam mengarungi hari-hari sepanjang jalanan kota Jayapura demi menjemput rezeki untuk nafkah keluarga. Awalnya, Mas Sayur tak berkeinginan melakukan rumahan apapun pada Honda Verza berkelir putih dengan striping merah ini. Namun setelah berjalan beberapa hari, “jiwa modif” pun meronta 🙊, menggeliat dan menggelinjang mencari penyesuaian agar si putih Honda Verza ini lebih nyaman digunakan sebagai kuda beban, namun tetap nyaman dipandang sesuai selera hati.

FYI dalam setiap modifikasi yang Mas Sayur lakukan, kaidah kenyamanan tetap menjadi prioritas tanpa meninggalkan modifikasi tampilan. Biasanya, yang Mas Sayur sentuh hanyalah sisi ergonomi, colouring dan ban yang lebih fungsional sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk sektor mesin, Mas Sayur TIDAK AKAN PERNAH menyentuhnya.

Secara detail apa saja yang Ms Sayur lakukan pada Honda Verza 2014 tersebut  ?

Baca Juga :  Honda Supra Teralis...? Tenaneee...?

  • Mengganti stang kemudi dengan stang kemudi serupa namun lebih panjang (tinggi). Pilihannya tentu jatuh pada stang kemudi Honda Tiger Revo (2010). Ini Mas Sayur lakukan untuk mengejar ergonomi yang lebih tegak saat mengemudi dan lebih mendapatkan kenyamanan dalam pengendalian saat berkendara.
  • Mengganti ban. Mengingat medan yang Mas Sayur lalui tiap harinya bervariasi, ada jalanan aspal mulus, jalanan becek nan licin sampai jalan berbatu yang bergelombang, maka Mas Sayur putuskan menggunakan ban seminggu trail. Pilihannya jatuh pada Swallow SB117. Mengapa  ? Ramah di kantong dan kualitasnya nggak kalah dengan yang harganya sedikit lebih mahal.
  • Mengganti headlamp (lampu utama) dengan lampu model bulat. Entah mengapa, tampilan headlamp original Honda Verza generasi pertama ini tak memuaskan selera Masyarakat Sayur pribadi, dan nampaknya lampu bulat alasan motor lawas lebih memuaskan selera modif di dalam hati. Kebetulan ada stok lampu bulat peninggalan si Paijan dulu. Maka jadilah Honda Verza 2014 ini menggunakan lampu bulat dengan tetap mempertahankan speedometer bawaan.

Review : 28 Ribu KM Honda New CB150 Digunakan Untuk Pikulan Sayur,Begini Kondisinya Sekarang.

 

  • Mengganti lampu sein depan dengan lampu sein bulat klasik original CB100. Selain menguatkan kesan tua, lampu sein model ini juga meningkatkan visibilitas sinyal berbelok, dibandingkan lampu sinyal LED variasi yang berukuran kecil seperti banyak beredar di toko variasi motor.
  • Mengganti warna. Pilihan warna kuning bukan tanpa alasan. Kenangan masa kekayaan Megapro primus special edition warna kuning masih sangat membekas. Dan secara pribadi Mas Sayur menganggap jika Honda Verza ini sebenarnya adalah Megapro versi Injeksi 😊
  • Shockbreaker belakang terpaksa diganti ketika usia pemakaian Mas Sayur memasuki bulan ke-6. Ini dikarenakan shockbreaker original nya sudah bocor. Sebagai gantinya, Mas Sayur mempercayakan pada shockbreaker tabung original Honda Tiger Revo.

Mengganti Shockbreaker Honda Verza Dengan Shockbreaker Honda Tiger Revo, Apa Keunggulannya ?

Sementara itu, sektor mesin tetap terjaga originalitasnya, meskipun Mas Sayur membeli Honda Verza ini dalam kondisi bekas, namun kondisinya lumayan terjaga, tak ada kendala di sektor mesin. Lumayan mulus dan masih sangat bertenaga untuk kendaraan yang sudah berumur 6 tahun.

Sampai tulisan ini dibuat, Honda Verza ini masih tetap perkasa dan setia menemani Mas Sayur, menembus crowded nya lalu lintas kota Jayapura, mendaki bukit sky line kota Jayapura, melintasi beceknya pasar Youtefa Abepura Jayapura, hingga melaju di mulusnya jalan alternatif yang menghubungkan Jayapura – Sentani.

Salam dari Jayapura.

 

Komentar

comments

Advertisements

2 thoughts on “Honda Verza “2014, Kuda Beban Yang Dipaksa Tampil Tua.

  • Juni 3, 2020 pada 3:13 pm
    Permalink

    Hasile cuakep juga ya mas, kesan retronya dapet banget. kayak CB400 gitu auranya

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Mas Sayur Batalkan balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: