Mereka Bisa…Kenapa Kita “Belum Mau” …???

nigeria-manufactures-the-first-motorcycle_NASENI M1

It’s called M1, but this bike is not the M1 Valentino Rossi and Jorge Lorenzo ride: it’s the NASENI M1, the very first motorcycle manufactured in Nigeria.

autoevolution.com

 

Melihat desain bodinya yang sangat sederhana dan merupakan “motor masa lalu”  bagi Indonesia,mungkin sebagian dari kita yang ada di Indonesia sudah tak tertarik lagi dengan model “begituan”.

Baca Juga :  Fungsi Lain Behel Model "Tanduk"

Tapi tunggu dulu,yang menjadi bahasan di sini adalah keberanian dan tekad pemerintah Nigeria yang berani membuat sebuah keputusan yang tentu sangat membuka lapangan kerja bagi para penduduknya.

Kita di Indonesia,bukannya tidak bisa…

naseni m1 -2

Sobat pembaca tentu setuju jika dikatakan Indonesia “terlalu bisa” membuat motor yang canggih sekalipun untuk ukuran motor harian di tahun ini. **lirik motor – motor yang sudah di produksi lokal di Indonesia.

Baca Juga :  2016 Kawasaki Ninja RR Mono,Pilihan Warnanya Berkurang

Secara ekonomi jelas negara kita masih diatas Nigeria,bro..

Tapi semua kembali kepada niat para pimpinan kita   🙁   Maksudnya…???  Dulu kan sudah pernah ada ,to..motor Nasional, sebut saja Kanzen dan konco-konconya. Tapi akhirnya mereka tak di percaya oleh konsumen karena ….    yaa..begitulah   😉

Sudahlah…  cukup segini aja… kalau di lanjut malah ntar kepanjangan,bro   😉

Baca Juga :  Gagal Podium,Ini Kata Rossi.
Advertisements

Comment with your Facebook account

Author: Mas Sayur

10 thoughts on “Mereka Bisa…Kenapa Kita “Belum Mau” …???

  1. suseeehhh om bikin motnas/mobnas di endonesa tercinta ini….bukan ga bisa atau ga mau,tpi jika indonesia bisa bikin motor sendiri….pihak jepang bakalan cabut saham nya 🙁 berapa puluh juta yg nganggur 🙁

  2. Dulu saya pernah rencana mau beli bebek made in Indonesia, “Kanzen”, buat operasional nganter cucu ke sekolah, eeh keburu pabriknya tutup.
    Terpaksa balik ke merk Jepang deh.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.