Sobat pembaca sekalian, sudah pada tahu kan ya jika velg sepeda motor itu ada 2 jenis, yakni tipe spoke wheel (sw) alias tipe jari – jari dan velg casting wheel (cw) atau ada yang menyebutnya velg racing 😁 ,
ya nggak salah sih soalnya setiap motor balap yang dipakai balapan (racing) velg nya memakai tipe velg CW 😁
Secara teknis, velg berfungsi menopang ban, menahan beban kendaraan, serta menjaga kestabilan saat motor melaju.
Pabrikan motor merancang jenis velg yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan pengendara dan karakter motornya. Motor harian perkotaan, motor sport, hingga motor dengan kebutuhan medan tertentu membutuhkan spesifikasi velg yang tidak sama.
Oleh karena itu, pemilihan antara velg CW dan jari-jari bukan hanya soal tampilan, tetapi juga soal fungsi.
Perbedaan Velg Racing dan Velg Jari-Jari
1 Berat dan Respons Setir:
Velg CW : Umumnya lebih berat karena materialnya solid. Bobot yang lebih besar ini memberikan kestabilan yang baik pada kecepatan tinggi, terutama di jalan raya yang lurus dan mulus. Namun, di kecepatan rendah, setir terasa lebih berat.
Velg Jari-jari : Lebih ringan, khususnya di bagian pelek. Hal ini membuat setir terasa lebih ringan dan responsif, cocok untuk manuver di jalan sempit atau kondisi lalu lintas padat.
2. Estetika dan Gaya:
Velg CW : Memiliki tampilan yang modern, rapi, dan sporty. Desainnya bisa sangat variatif, dari yang polos hingga yang memiliki desain potongan (split rim) yang menawan. Cocok untuk motor matic, sport, dan cub.
Velg Jari-jari : Memberikan kesan klasik, adventure, dan rugged. Sangat identik dengan motor bebek, trail, dan cruiser. Tampilannya terlihat lebih “mesin” dan siap menghadapi medan yang tidak rata.
3. Kenyamanan dan Kekakuan:
Velg CW : Sangat kaku (rigid). Kelebihannya, handling menjadi sangat presisi. Kekurangannya, getaran dari permukaan jalan tidak terserap dengan baik oleh velg, sehingga lebih banyak diteruskan ke rangka dan tubuh pengendara.
Velg Jari-jari : Memiliki fleksibilitas alami karena sistem jerujinya. Jeruji-jeruji ini bisa memanjang dan memendek sedikit, menyerap benturan dari jalanan berlubang atau berbatu. Ini membuatnya lebih nyaman di jalan tidak rata dan mengurangi risiko velg menjadi bengkok (velg oval).
4. Perawatan dan Ketahanan:
Velg CW : Perawatannya sangat praktis. Cukup dibersihkan seperti bagian body motor. Tidak ada komponen yang perlu dikencangkan secara berkala. Namun, jika terkena benturan keras, velg CW cenderung patah atau retak, dan harus diganti seluruh unitnya.
Velg Jari-jari : Memerlukan perawatan ekstra. Jeruji perlu dicek kekencangannya secara berkala karena bisa kendur. Ban dalam (tube) juga lebih rentan bocor jika jeruji tidak rata. Keunggulannya, saat terkena benturan, kerusakan seringnya hanya pada bagian tertentu (misalnya, pelek bisa diluruskan atau jeruji yang rusak bisa diganti satuan).
“Oleh-Oleh” dari Jalan Berlubang..
5.Harga dan Komponen Pendukung:
Velg CW : Harga velg original Honda cukup terjangkau untuk penggantian, tetapi jika benturan parah, biayanya satu kali ganti utuh.
Velg Jari-jari : Harga velg mungkin lebih mahal, namun perbaikan bisa lebih hemat dengan mengganti bagian yang rusak saja. Ingat, velg spoke menggunakan ban dalam (tube type), sedangkan CW umumnya menggunakan ban tubeless.
Tips dan Saran
- Gunakan jenis velg sesuai dengan peruntukan motor dan kebutuhan berkendara harian.
- Hindari mengganti velg dengan produk yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan karena dapat memengaruhi keselamatan.
- Selalu gunakan suku cadang motor Honda yang original untuk menjaga kualitas, kekuatan, dan usia pakai komponen.
- Lakukan pemeriksaan velg secara rutin, terutama jika sering melewati jalan berlubang atau membawa beban berat.
- Untuk hasil yang aman dan presisi, lakukan pengecekan dan perawatan velg di Bengkel yang anda percaya.
- Velg Cast Wheel dan Spoke Wheel memiliki keunggulan masing-masing.Velg CW unggul dalam hal kestabilan, kemudahan perawatan, dan tampilan modern, sedangkan velg jari-jari menawarkan fleksibilitas dan ketahanan di berbagai kondisi jalan. Pemilihan velg yang tepat akan membantu menjaga kenyamanan, keamanan, dan performa motor dalam jangka panjang.






