Mengganti Rantai Honda CBR 250 R

 

Tak terasa sudah hampir 10 rb km si Paimo [Honda CBR 250 R ] menemani Mas Sayur bekerja setiap pagi dan sore sampai malam hari.
Masih teringat jelas,dulu awal “bersama” dengannya, angka di panel odometer menunjukkan angka 18300 km,dan kini sudah mencapai 27800 km.

Dan akhirnya,harus ada part yang aus juga.
Seperti pengalaman pada motor lain yang pernah Mas Sayur pakai,part yang “cepat habis” itu biasanya adalah kampas rem ban dan rantai beserta gir nya.

Dan rupanya,rantai si Paimo ini sepertinya sudah “minta adik”
πŸ˜‰
alias sudah waktunya di ganti ,di tandai dengan seringnya rantai jadi kendor dan ada suara klethek-klethek sesekali saat berkendara.

Status Honda CBR 250 sebagai motor CBU agak sedikit membingungkan saat mencari spare part.

Baca Juga :  Beli Honda Vario Dapat Honda PCX di Astra Motor Papua.

Sempat terpikir mencari part substitusi..

Tapi….
Ah…sudahlah…

Mas Sayur nggak mau repot… coba berkonsultasi dengan seorang teman yang punya kewenangan menangani spare part motor Honda di Astra Motor Papua.

Kebetulan juga,ternyata part yang di maksud ready stock.
πŸ™‚

 

He he he…Β  harga part nya bikin mules..
πŸ˜‰
Untungnya Paman Word Ads masih setia mengirim dollar via Pak Lik Paypal walaupun jumlahnya tak terlalu besar.
πŸ˜‰
Dan memang sudah Mas Sayur rancang jika perawatan si Paimo memang anggarannya di ambil dari situ.
πŸ™‚
Lanjut cerita..

Langsung saja meluncur ke bengkel AHASS di Main Dealer Astra Motor Papua.
Sesampai di sana,langsung saja bilang maksud dan tujuannya pada petugas yang ada.

 

Dan setelah di cek,ternyata barang yang ada hanya rantainya saja,sedangkan gir depan dan belakang tidak ada.
Susahnya lagi,stok barang tinggal satu-satunya dan harus indent lama jika mau mendapat kan satu set.
πŸ™
Tak apalah,dengan segala keterpaksaan,Mas Sayur mengambil rantai itu.

Niatnya sich,di pasang di bengkel AHASS itu juga,tapi karena antrian panjang,Mas Sayur putuskan untuk memasangnya sendiri di bengkel umum milik teman.

Nggak usah terlalu banyak cakap,bayar sesuai nota lalu bawa pulang rantainya.
Langsung meluncur ke bengkel tempat seorang teman bekerja.

 

Langsung di tangani,bro…
Karena rantai ini menggunakan sistem tanpa sambungan,maka cara melepas nya pun harus dengan sedikit “pemerkosaan”
πŸ˜‰
You know..lah.. Nggak usah di jelaskan lagi bagaimana cara bengkel umum memotong rantai motor.
πŸ˜‰
.
.
.

Akhirnya rantai lama terlepas dan langsung pasang rantai yang baru.

Rantai baru telah terpasang,dan konsekuensinya penguncian sambungan rantai juga menggunakan cara yang sama dengan sewaktu melepas rantai,yaitu pin rantai di gencet agar bisa mengunci,bahasa anak bengkel nya “di betel”
Β Β  πŸ˜‰
Dan kini,suara klethek-klethek itu sudah hilang,dan putaran rantai pun tak ada rasa tersendat lagi.

Dan perasaan khawatir rantai putus di tengah jalan pin sirna… terbayar seharga 845 rb Rupiah…

Komentar

comments

Advertisements

36 tanggapan untuk “Mengganti Rantai Honda CBR 250 R

Tinggalkan Balasan ke Mas Sayur Batalkan balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: