Mau Meminang Honda CBR150R CBU ? Perhatikan Beberapa Hal Berikut.

ZonaMotor.NET – Sobat pembaca dimanapun anda berada, Honda CBR250R satu silinder atau dalam dunia blog otomotif Indonesia lebih familiar dengan sebutan CBR250 jomblo 🤭, adalah produk sepeda motor sport 250 cc yang dibawa ke Indonesia oleh PT.AHM secara CBU dari Thailand pada 2011 yang lalu.

Harus diakui, produk ini adalah spesies langka di jalanan, dikarenakan pamornya tak sekuat Ninja 250 yang dual silinder dan menawarkan suara stereo dengan pengaplikasian Racing Muffler.

Kini, setelah 8 tahun beredar di Indonesia, CBR250R CBU pamornya makin meredup dengan makin banyaknya kompetitor yang bermain di kelas seperempat liter.

Tak ayal lagi, resale value alias harga jual kembali dari CBR250R CBU terjun bebas.

FYI…,admin pribadi dulu meminang Paimo CBR250 si pikulan sayur dengan harga begitu murah, setara dengan motor sport naked 150 cc. Bahkan beberapa waktu sebelum tulisan ini dibuat, admin sempat menawar satu unit CBR250 CBU dengan harga 15 juta Rupiah saja, dan si owner “hanya” minta dibayar 18 juta Rupiah saja….

Bayangkan….ini jelas sangat menggoda bagi biker yang mempunyai pride dengan sepeda motor sport fairing seperempat liter.

Baca Juga :  LED Head Light Mulai "Mewabah"...

Berbekal pengalaman pribadi “memelihara” CBR250R CBU dan sharing dengan teman-teman komunitas Honda CBR250R CBU , disini admin ingin berbagi sedikit informasi bagi sobat pembaca yang berkeinginan meminang Honda CBR250R CBU tersebut.

Dengan usia yang sudah mencapai 8 tahun ( 2011 -2019) , bisa dibilang Honda CBR250R adalah Motor tua, meskipun belum bisa dibilang Bangka 🤭.

Dan seperti lumrahnya, sesuatu yang sudah tua biasanya akan cenderung penyakitan.

Apa saja penyakit populer dari Honda CBR250R CBU ?

Based on true story dan pengalaman pribadi, berikut ini beberapa penyakit dari CBR250R CBU yang perlu dikenali oleh pemakainya :

  • Dioda Zener Mati. Dioda ini adalah penyearah arus yang berfungsi melindungi ECM dari konsleting arus kelistrikan. Dioda ini bisa mati ketika ada hubungan arus pendek listrik di wiring / sistem perkabelan , bisa juga mati karena dioda sering terkena cipratan air hujan. Ciri-ciri dari matinya Dioda Zener ini adalah, ketika kunci kontak dinyalakan, semua kelistrikan menyala, bahkan electric starter juga normal, namun mesin tak mau menyala. Dalam beberapa kasus mesin bisa menyala tetapi ketika berjalan beberapa meter mesin mati, dan bisa hidup lagi setelah didiamkan beberapa menit, namun ketika dijalankan, dalam beberapa meter mesin akan mati lagi. Dioda ini terletak di bawah panel kunci kontak Honda CBR250R CBU ,dan untuk menggantinya harus senga ukuran dan kode yang sama persis, harganya nggak sampe 5000 Rupiah.
Baca Juga :  Biker Yang Terkuat Itu Adalah...

  • Sensor Temperatur Air Radiator Mati. Sensor ini berfungsi membaca suhu air radiator. Pada suhu yang telah diprogramkan, sensor yang menyatu dengan termostat ini akan menyalakan kipas radiator untuk menurunkan suhu air radiator. Jika sensor ini mati, maka pada suhu yang menjadi ambang batas toleransi maksimal suhu mesin, kipas radiator tak akan mau menyala, akibatnya mesin overheat , bahkan admin pernah mengalami cairan radiator sampai mendidih dan keluar dari saluran pembuangan di reservoir air radiator. Harganya nggak mahal, Sich ..cuma dikisaran 50 ribuan.

Selain 2 penyakit akut diatas, ada beberapa hal yang agak menyulitkan para pemilik Honda CBR250R CBU, diantaranya :

Baca Juga :  Spesifikasi Honda CBR300R... with Video

 

  • Penggantian Gear set harus inden terlebih dahulu, mengingat ini adalah produk CBU yang part nya dibuat di negeri asalnya, Thailand. Mungkin di beberapa dealer Honda Gear set nya ready stock, namun kebanyakan harus inden, dan harganya juga lumayan bikin kantong bolong.., sekitar 1,2 juta Rupiah. Kabar baiknya, ukuran rantainya adalah 520 , yang artinya bisa disubstitusi denga rantai Honda Tiger 2000, tapi rantai Tiger 2000 harga juga sama tidak murahnya 😕. Untuk sproket / gir belakang dan depan tidak bisa disubstitusi dengan varian lain, harus aslinya.
  • Untuk varian ABS, harga kampas remnya juga lumayan tinggi, dikisaran 500 ribu Rupiah.
  • Aki CBR250R yang mati bisa disubstitusi dengan aki Honda Supra 100 cc yang kuat arusnya 6 Ampere.

 

Sepertinya itu saja sich catatan kecil dari admin terkait Honda CBR250R CBU.

Semoga bermanfaat.

Komentar

comments

Advertisements

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.