Yamaha XSR 155, Ibarat Membayangkan Rasa Singkong Keju Plus Toping Coklat Meses.

ZonaMotor.NET – Diluncurkan oleh Yamaha Indonesia bersamaan dengan peluncuran All New Yamaha NMAX dan Yamaha WR155 R, Yamaha XSR 155 yang bergaya retro modern dan mengusung jargon “Born to be Free” telah mencuri hati penyuka sepeda motor bergaya retro di tanah air, mengingat saat ini di negeri kita tercinta sedang booming modifikasi motor sport bergaya retro.

Kehadiran Yamaha XSR155 sebenarnya sudah bisa dibaca dan diprediksi pada Agustus 2019 yang lalu ketika Yamaha Thailand merilis Yamaha XSR155 disana. Hal itu adalah sinyalemen kuat bahwa perilisan Yamaha XSR155 di Indonesia hanya soal waktu.

Masih pada ingat kan jika Indonesia menjadi basis produksi Yamaha untuk pasar global ? Jadi adalah sebuah hil yang mustahal jika Yamaha XSR155 yang merupakan buatan Indonesia dan sudah dijual duluan di negara tetangga dan berpotensi laris di tanah air lalu tidak djual di negara sendiri. 😊

Baca Juga :  Kontes Mekanik & Service Advisor Regional Papua 2017.

Yamaha XSR155 hadir dengan gaya retro modern khas Yamaha, berkarakter tegas dengan menonjolkan rangka deltabox milik sport 150 cc series milik Yamaha.

Admin pribadi seperti kehabisan kata-kata untuk menjabarkan betapa Yamaha XSR155 sudah benar-benar mewakili pemikiran pribadi admin soa modifikasi bergaya retro.

Satu lagi, ini adalah buatan pabrik, bukan hasil karya rumah modifikasi, jadi soal durabilitas dan tetek bengeknya tentu sudah melalui riset yang mendalam. Dan inilah salah satu keunggulan dari Yamaha XSR155 dibandingkan hasil modifikasi.

Yamaha menghadirkan XSR155 dalam 2 varian warna, sama dengan yang dijual di Thailand, yakni

Baca Juga :  Pengin Tahu Harga Honda CBR di Jayapura..? Check it Out...
  • Matte Silver Premium, dan
  • Matte Black Elegance.

Hadir dengan mesin 155 cc plus VVA yag identik dengan mesin New Vixion R dan New R15 , dengan mempertahankan rangka deltabox , desain retro namun dengan berbagai fitur modern, memandang Yamaha XSR155 ini ibarat melihat kudapan singkong keju dengan taburan toping coklat meses.

Singkong mewakili tampilan klasiknya, terlihat dari desain jok bergaya klasik khas sepeda motor lawas. Sedangkan keju dan coklat meses mewakili citarasa modern yang tersemat melalui fitur seperti LED Healamp and Taillight, speedometer digital, rangka deltabox, mesin 155 cc plus VVA dan banana arm.

Baca Juga :  Marc Marquez..., Dari Khawatirkan Kecepatan Yamaha, Gas Pol Dari Awal Hingga Menang 2 Detik Lebih di Depan Dovizioso.

Lalu bagaimana rasanya ?

“Rasa” menaiki motornya admin jelas belum tau, karena belum nyoba, Noto boro nyoba, cuma tau gambarnya foang malahan, belum melihat langsung.

Lalu rasa singkong keju plus toping mesesnya gimana ?

Ya Ndak tau juga, lha wong itu cuma kudapan imajiner admin yang hanyalah rakyat jelata. 😊

 

Komentar

comments

Advertisements

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.