Bukan Supra Modif, CT125 Berbasis Mesin Super Cub C125.

ZonaMotor.NET – Sobat pembaca sekalian, mumpung masih anget nich pembahasan tentang Honda CT125, Mas Sayur ingin lanjutkan menulis tentang bebek trekking yang didatangkan secara CBU dari Thailand tersebut.

Respon netizen negeri ini memang luar biasa, hanya sesaat pasca Honda CT125 diluncurkan, dikalangan netizen pemerhati dunia roda dua Indonesia, langsung muncul istilah “Supra Modif” untuk menyebut Honda CT125 yang memang menggendong mesin similiar dengan mesin milik Honda Supra X 125 FI.

Honda CT125 Disebut Netizen “Supra Modif”, Ini Perbedaan Mesin Honda CT125 dan Supra X 125 FI.

 

Ikut merasa penasaran dengan hal tersebut diatas, admin mencoba klarifikasi kepada pihak terkait. Dalam hal ini instruktur mekanik Astra Motor Papua yang biasanya selalu mendapatkan pelatihan terlebih dahulu untuk new product motor Honda di Indonesia.

Baca Juga :  SYM Jet Power 125,Mirip Honda Vario...

Apa jawaban beliau ?

Dengan senang hati beliau mengungkapkan jika Honda CT125 bukan menggunakan mesin Supra X 125 ,tetapi berbasis mesin Honda Super Cub C125 yang sudah lebih dulu rilis.

Bukan Supra,mas…tapi Honda CT125 menggunakan basis mesin Super Cub C125“, ujar bapak Harjito sembari mengirimkan salinan lengkap spesifikasi Honda CT125 dan Honda Super Cub C125.

Tapi maaf ya, bro.. salinan lengkapnya tidak bisa dipublikasikan disini. Cukup spek resmi dari websitenya AHM saja, ya 😊

Baca Juga :  Kawasaki Ninja RR MONO ,Seberapa Lama Akan Bertahan..?
Spesifikasi mesin Honda Super Cub C125

Silahkan di compare dengan spesifikasi mesin CT125 dan Supra X 125 dibawah ini.

 

Fokus ke CT125 dan Super Cub C125, spesifikasi mesinnya hanya memiliki sedikit perbedaan pada power dan torsi.

Mesin Honda Super Cub C125 punya power sebesar 6,86 kw pada 7.500 rpm dengan torsi 9,79 Nm pada 5.000 rpm.

Sedangkan mesin Honda CT125 power maksimumnya didapatkan di angka 6,5 kw yang didapatkan di 7.000 rpm dengan torsi 11 Nm pada 4.500 rpm.

Perbedaan power dan torsi dari dua jenis motor dengan genre berbeda walaupun menggendong mesin yang sama,tentu disebabkan oleh mapping ECM yang berbeda. Tujuannya jelas sesuai dengan segmentasinya.

Baca Juga :  FInish ke-10 di MotoGP Jerez,Rossi Masih Pimpin Klasemen Sementara.

Mas bro sekalian tentu paham lah..,motor genre klasik modern seperti Super Cub C125 tidak perlu top speed tinggi,motor jenis ini bukan untuk ngebut,tapi buat jalan santai menikmati panorama Sambil bernostalgia dimasa jayanya Honda Super Cub merajai jalanan di masa lalu.

Sedangkan bebek trekking CT125 memerlukan sedikit kelincahan di putaran bawah, sebagai konsekwensi dari genrenya yang diperuntukkan melibas segala medan jalan yang bisa jadi lebih banyak ke semi off road.

 

 

 

Komentar

comments

Advertisements

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: