Mengingat Kembali, Jenis Bahan Bakar Yang Sesuai Dengan Mesin Motor Kita.

ZonaMotor.NET – Sobat pembaca sekalian, pembahasan ini sebenarnya adalah topik lama,lama banget…. Bahkan sebelum Pertamina memiliki produk Pertalite , dimana saat itu di kalangan masyarakat luas jenis bahan bakar yang familiar hanya Premium RON 88 dan Pertamax 92, pembahasan tentang mana yang lebih cocok untuk mesin motor sesuai dengan jenis dan kubikasi mesinnya sudah ramai dibahas di blog otomotif Indonesia.

Saat ini, disaat Pertamina memiliki Pertalite yang mau tidak mau harus dibeli oleh konsumen karena kadang pasokan Premium 88 tidak selalu ada, pembahasan tentang hal dimaksud diatas masih saja rame.

Bahkan ada yang berpendapat bahwa Premium 88 lebih baik dari Pertalite 90. Ini tidak bisa sepenuhnya disalahkan, mengingat kesesuaian jenis baham bakar dan mesin motor itu didasarkan pada rasio kompresi mesin dari motor itu sendiri,bukan dari jenis mesin atau besarnya kubikasi mesinnya. Fenomena Ini admin lihat sendiri di sebuah group otomotif di FB, Dimana disitu ada yang membuat postingan bahwa teman dari si pembuat postingan itu, mesin motornya mengalami kerusakan karena selalu menggunakan Pertalite, bahkan bengkel tempatnya membongkar mesinnya menyarankan pakai Premium saja.

Baca Juga :  Mengenang Suzuki RC Series, Motor Bebek Suzuki Yang Legendaris.

Ini yang perlu diluruskan.

Saat ini jenis bahan bakar yang familiar adalah Premium, Pertalite dan Pertamax yang mempunyai nilai oktan berbeda. Premium dengan nilai oktan 88, Pertalite nilai oktannya 90 dan Pertamax nilai oktannya 92. Penjelasannya, semakin tinggi nilai oktan,maka jenis bahan bakar tersebut makin susah terbakar karena titik didihnya tinggi,sehingga memerlukan mesin yang kompresinya tinggi agar terjadi pembakaran yang ideal.

Baca Juga :  Motor Injeksi : Aki Sering Tekor ada Hubungannya dengan Jenis BBM yang di gunakan..?

Sementara mesin motor – motor yang ada juga memiliki rasio kompresi yang berbeda,dimana besarnya rasio kompresi ini membutuhkan jenis bahan bakar yang nilai oktannya sesuai agar pembakaran di dalam mesinnya sempurna.

Perhatikan tabel berikut:

Kita sebagai pengguna sepeda motor sudah sepatutnya mengerti motor kita itu mesinnya memiliki rasio kompresi berapa,dan itu tidak susah untuk diketahui,tinggal lihat di buku manualnya tentang spesifikasi mesinnya.Atau kalau sudah nggak ada bukunya ya tinggal tanya aja sama Paman Gugel, simpel..,Ndak repot 😊

Berikut ini tabel jenis bahan bakar yang sesuai dengan beberapa varian sepeda motor yang beredar di tanah air.

Baca Juga :  Asia Talent Cup Sepang, Pembalap Astra Honda Dominasi Podium.

Untuk varian yang tidak tercantum di dalam tabel,tinggal cari besarnya rasio kompresi,lalu cocokkan jenis bahan bakar apa yang cocok.

Semoga tulisan yang dirangkum dari berbagai sumber ini bisa bermanfaat dan tak ada lagi salah faham tentang salah satu jenis bahan bakar yang membuat mesin motor menjadi rusak. Intinya,yang menjadikan rusak bukan jenis bahan bakarnya,tetapi perlakuan dari pengguna yang memberikan bahan bakar yang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin itu sendiri.

Komentar

comments

Advertisements

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: