Tersesat 40 KM Saja, Lalu Kembali ke Jalan Yang Benar.

Perbincangan tentang “oli sesat” di kalangan sebagian pengguna sepeda motor sudah Mas Sayur sering dengar sejak sekitar tahun 2015. Dan sejak tahun segitu, Mas Sayur tidak pernah kepincut (tertarik) untuk menggunakan “oli sesat” ( oli diesel dipakai di mesin sepeda motor).Β  Makin kesini, perbincangan tentang oli sesat makin masif, seiring dengan menjamurnya forum dan group di berbagai platform media sosial.

Testimoni para pengguna oli sesat yang paling “diunggulkan” adalah :

  • Mesin tetap bersih tanpa modal / kerak berwarna coklat apalagi hitam.
  • Bisa dipakai hingga interval waktu yang lebih lama dibandingkan oli mineral ataupun semi sintetik.

Kepincut Juga.

Ada pepatah yang menyatakan, “witing tresno jalaran Soko kulino” (cari sendiri artinya di Mbah Gugel πŸ˜‚πŸ˜‚). Karena terlalu sering mengikuti perbincangan tentang oli sesat ini, pada akhirnya Mas Sayur jadi tertarik juga.

Apalagi, ada beberapa teman blogger yang telah menggunakan oli sesat dan memberikan review positif dan testimoni yang baik-baik saja, baik di motor matic (kopling kering) ataupun motor manual (kopling basah).

Sudah Mengerti Komposisi dan Resiko Memakai Oli Sesat, Cuma Penasaran Saja Pengin Coba.

Sebelum benar-benar menggunakan oli sesat, Mas Sayur sudah sinau (belajar) terlebih dahulu, dengan mengumpulkan berbagai referensi bacaan ataupunΒ  video tentang oli sesat. Mulai dari komposisi sampai resiko ketika oli diesel dipakai di mesin motor.

Baca Juga :  Intip Detail Fitur Canggih dan Modern Honda XL750 TRANSALP, Moge Penjelajah Honda Seharga Mobil MPV. ( Bag. 1)

Hampir semuanya sudah Mas Sayur pelajari, cuma karena penasaran saja ingin tahu, gimana sih rasanya ? Benarkah testimoni orang orang itu ?

Hehehehe….

Beneran Beli dan Menggunakan Oli Sesat.

Akhirnya, pada pertengahan Oktober 2023, Mas Sayur membeli oli diesel di sebuah SPBU. Rencana mau dipakai di Honda Verza dan Honda Revo.

FYI, sebelumnya Honda Verza milik Mas Sayur ini menggunakan oli PRIMA XP 20W-50, performanya optimal tanpa kendala. Setelah penggunaan oli Prima XP ini mencapai 3000 kilometer, maka digatilah olinya dengan Meditran SX 15W-40.

“Rasa” Penggunaan Oli Diesel Meditran SX 15W-40 di Honda Verza.

Baiklah…setelah oli MSX 15W-40 dituang ke mesin Honda Verza, segeralah di test. Hidupkan mesin, suara mesin normal seperti sebelum-sebelumnya, nggak halus tapi juga nggak kasar-kasar amat 😊

Tes jalan sekedar putar putar beberapa puluh meter, semuanya normal nggak ada kelainan soal performa mesin.

Baca Juga :  Beberapa Fakta Penting Terkait Cairan Pendingin Sepeda Motor.

Loyo ( Slip Kopling) di Tanjakan Saat Membawa Beban Berat.

Tibalah saatnya tes performa yang sesungguhnya. Pagi hari saat berangkat bekerja, Honda Verza ini sudah terisi penuh dengan muatan dagangan (kurang lebih 200 kg belum termasuk rider-nya) dan siap melibas jalanan di Kota Jayapura yang didominasi medan perbukitan.

Hasilnya ?

Kaget dan agak kerepotan saat di tanjakan. Karena tiba-tiba Honda Verza ini terasa tak bertenaga di tanjakan sambil membawa muatan. Tidak seperti hari-hari biasanya.

Bukan sama sekali loss tenaganya, tapi ngedrop tenaganya karena kopling slip saat diajak akselerasi di tanjakan sambil membawa muatan berat.

Baca Juga :

Apa Yang Terjadi Jika Mengisi Oli Kurang Dari Takaran Seharusnya.

Tak Ada Gejala Kopling Selip di Jalan Datar dan Lurus.

Untungnya, saat jalanan lurus dan datar, gejala slip kopling tidak terasa. Hanya sedikit tarikan awal yang lebih berat dari biasanya.

Pada akhirnya, Mas Sayur megambil keputusan bahwa pemakaian oli sesat ini nggak bisa diteruskan dan harus segera diganti.

Baca Juga :  Mencermati Lagi Garansi Rangka 5 Tahun Antara Yamaha dan Honda.

Motor Sport Sistem Koplingnya Basah, Butuh Oli Dengan JASO MA, Sedangkan Meditran SX Memiliki JASO MB Yang diperuntukkan Motor Dengan Kopling Kering.

Inilah biang keroknya πŸ‘† . Hehehe…

Akhirnya, sesampainya di rumah, Mas Sayur segera mengganti oli si Honda Verza lagi. Kembali menggunakan Prima XP 20W-50 JASO MA yang memang sesuai peruntukannya untuk motor berkopling basah.

Sedangkan Meditran SX 15W-40 JASO MB yang tadi dipakai (rekomended untuk kopling kering) , akhirnya Mas Sayur keluarkan lagi dari mesin si Honda Verza dan hanya dipake sejauh 40 kilometer saja.

Kembali Normal.

Setelah kembali menggunakan Prima XP 20W-50 JASO MA , si Honda Verza performa mesinnya kembali pulih , normal lagi seperti sedia kala. Tidak ada gejala slip kopling an loyo di tanjakan.

Ganti Oli Motor Harian,Pakai Yang Di rekomendasi Pabrikan Saja

 

Advertisements

Comment with your Facebook account

Author: Mas Sayur

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.