Catat, Begini Cara Konvoi Yang Benar Agar Tetap Aman dan Nyaman.

Bro…,kita-kita ini sudah tidak asing dengan istilah konvoi. Touring ya termasuk konvoi, pemilu ya ada konvoi, pikkades ya ada konvoi 😁, bahkan yang agak miris, mengantar jenazah ke pemakaman pun ada konvoi juga 😭.

Secara harfiah, konvoi berasal dari bahasa inggris “convoy” , yang bisa diartikan “iring-iringan”.

Dalam konteks kita, konvoi yang dimaksud adalah iring+iringan kendaraan (motor/mobil) di jalan raya yang berkendara searah yang jumlahnya banyak dan bergerak betsamaan.

Tapi yang jelas, kita semua kepengin aman dan nyaman dalam berkonvoi, bukan hanya peserta konvoi, tapi pengendara lain yang kebetulan bertemu dan atau berpapasan dengan konvoi juga pengin kenyamanannya dalam berkendara tidak terganggu oleh konvoi.

Begitupun warga di area yang dilewati konvoi, tidak ingin terganggu dengan adanya konvoi.

Karena itulah ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika kita TERPAKSA IKUT KONVOI, agar aman dan nyaman bagi semua.

 

  • Buat beberapa grup

Bisa dicermati, konvoi komunitas biasanya terdiri dari banyak mobil. bila lebih dari 10 anggota, ada baiknya dibagi menjadi beberapa grup yang dipimpin satu leader.

Baca Juga :  Tentang Helm, Full Face Atau Half Face ? Apa Alasannya ?

Hal ini bertujuan agar konvoi tidak terlalu panjang dan berpotensi mengganggu pengguna jalan lain. Beri jarak antar grup dengan interval 10-15 menit agar tidak berpapasan di jalan. Leader bertanggung jawab atas masing-masing rombongan untuk mengatur flow perjalanan. Pegunakan alat bantu komunikasi seperti HT untuk berkoordinasi.

  • Buat 2 baris Zig-zag.

Artinya kendaraan dibuat 2 baris tapi posisi kendaraan yang di kanan dan kiri tidak sejajar. Antara kendaraan yang kanan dan kiri harus agak maju atau mundur sedikit ke belakang.

Teknik ini berguna agar jika harus terjadi pengereman mendadak, ada space yang cukup untuk menghindari tabrakan.

 

  • Jangan nyalakan hazard

Tak bisa dipungkiri, masih banyak oknum komunitas yang menyalakan lampu hazard ketika konvoi di jalan. Salah kaprah ini bukannya tidak mungkin membuat terjadinya kecelakaan. Saat lampu hazard dinyalakan, pengguna jalan lain akan bingung dengan pergerakan mobil mau ke arah mana. Sedangkan untuk menunjukkan pergerakan mobil ditandai dengan lampu sign. Dengan lampu hazard menyala, lampu sign jadi tidak berfungsi. Kami ingatkan, lampu hazard dinyalakan ketika sedang dalam keadaan darurat ya.

  • Jaga jarak dan kecepatan

Perhatikan jarak kendaraan antara peserta konvoi dengan yang lainnya. Hal ini penting untuk memberikan ruang bila harus segera mengurangi kecepatan. Antar pengendara jadi punya ruang yang cukup untuk melakukan pengereman. Pun begitu dengan kecepatan, saat sedang berkendara di jalan perkotaan atau jalan bebas hambatan, jaga kecepatan minimum dan maksimum sesuai aturan perundang-undangan.

  • Toleransi dengan pengemudi lain

Tak lelah kami ingatkan, bahwa semua pengendara memiliki hak yang sama di jalan umum. Dengan kata lain, tidak seorang pun dapat merasa memiliki prioritas atas pengguna jalan lain. Kecuali yang sebagaimana diataur dalam undang-undang lalu lintas seperti ambulans dan lain-lain.

Dibutuhkan toleransi dan bijaksana dalam melakukan konvoi agar perjalanan lancar tanpa merugikan pengendara lain. Contohnya saat konvoi ingin berhenti, carilah tempat aman yang memungkinkan tanpa menghambat pengguna jalan lain.

  • Jangan melebihi Marka jalan.
Baca Juga :  Hampir Saja...

Ini sangat penting, karena jalan umum adalah milik orang banyak . Semua pengendara di jalan punya hak yang sama dalam memanfaatkan jalan. Melewati Marka apalagi konvoinya panjang, jelas akan merugikan pengguna jalan dari lawan arah.

  • Sebisa mungkin hindari bleyer-bleyer (bejek) gas (throtle).

Ini yang paling susah dan berat 😁. Konvoi identik dengan iring iringan motor/mobil dengan pengendara yang suka mem bleyer gas. Padahal mereka tahu, warga di sekitar jelas terganggu dengan suara suara bising dari knalpot mereka. Apalagi kenalpotnya free flow.

Ayolah…,sobat boleh saja menghakimi admin sebagai orang sok bijak dengan mengatakan ha ini, tapi sobat sekalian dalam hati kecil yang paling dalam jelas membenarkan jika bleyer-bleyer gas dengan suara bising itu jelas mengganggu (polusi suara) 😊

Referensi :

https://www.liputan6.com/otomotif/read/2499443/catat1-ini-cara-konvoi-sepeda-motor-yang-benar

https://www.deltalube1.com/tata-tertib-konvoi-yang-aman-dan-nyaman/#gsc.tab1=0

Advertisements

Comment with your Facebook account

Author: Mas Sayur